REPRESENTASI KESEDIHAN DALAM NOVEL “BALADA ROSID DAN DELIA” (Studi Semiotik Representasi Kesedihan Dalam Novel Balada Rosid dan Delia)

RIZKY, HELDA APRILIA (2010) REPRESENTASI KESEDIHAN DALAM NOVEL “BALADA ROSID DAN DELIA” (Studi Semiotik Representasi Kesedihan Dalam Novel Balada Rosid dan Delia). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (94Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (211Kb)

      Abstract

      ABSTRAKSI RIZKY HELDA APRILIA, REPRESENTASI KESEDIHAN DALAM NOVEL BALADA ROSID DAN DELIA (Studi Semiotic Representasi Kesedihan Dalam Novel Balada Rosid dan Delia). Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada fenomena yang terjadi dimasyarakat yang memandang buruk hubungan berbeda agama. Agama seringkali menjadi penghalang bagi mereka yang saling mencintai, padahal sebenarnya semua agama mengajarkan pada kebaikan. Hubungan berbeda agama memang dilarang dalam ajaran islam tetapi tergantung kita yang menilai apa itu perbedaan dan bagaimana menanggapinya. Atas dasar inilah peneliti ingin membedah tentang bagaimana sepasang kekasih seperti Rosid dan Delia dalam novel “Balada Rosid dan Delia” dalam menjalani hubungan berbeda agama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengbongkar “image” (fikiran) buruk dalam masyarakat mengenai hubungan berbeda agama yang seharusnya didukung dan diberi jalan tengah untuk menghadapi masalah perbedaan agama. Semiotik dipilih sebagai metode penelitian karena semiotic merupakan kajian ilmu yang berkaitan dengan teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori dari Roland Barthes dengan metode kualitatif memaknai leksia-leksia dan mengamati apa yang disebut dengan petanda dan penanda karena peneliti berusaha untuk menggambarkan kesedihan seperti apa yang dialami Rosid dan Delia dalam menjalin hubungan berbeda agama sehingga tipe penelitian ini adalah deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini menggambarkan kesedihan yang dialami Rosid dan Delia dalam menjalin hubungan berbeda agama. Banyak hubungan yang harus berhenti ditengah jalan karena berbeda agama. Hal ini menjadi alasan mengapa agama yang harus memisahkan cinta mereka, cinta yang seharusnya bersatu tapi terpisah karena agama. Dalam penelitian ini peneliti ingin menjabarkan bahwa agama bukan jurang pemisah bagi manusia didunia ini. Berpandangan rasional terhadap hubungan berbeda agama adalah keputusan yang bijak. Kata Kunci : novel, semiotik, perbedaan agama, kesedihan.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P99 Semiotics. Signs and symbols
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 11 Mar 2011 09:06
      Last Modified: 11 Mar 2011 09:06
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1037

      Actions (login required)

      View Item