Analisis Pengendalian Kualitas Produk Etiket Gudang Garam Filter Surya 16 Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada PT. Gudang Garam Direktorat Grafika

DENY , SISKAWATI (2011) Analisis Pengendalian Kualitas Produk Etiket Gudang Garam Filter Surya 16 Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada PT. Gudang Garam Direktorat Grafika. Undergraduate thesis, Faculty of Social Science and Political Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (960Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (3791Kb)

      Abstract

      Globalisasi mendorong konsumen menjadi lebih peka terhadap kualitas suatu produk. Oleh sebab itu, perusahaan dituntut untuk meningkatkan kualitas produk. Six sigma merupakan salah satu metode pengendalian kualitas, memungkinkan perusahaan melakukan terobosan dalam menjaga, memperbaiki, mempertahankan dan meningkatkan kualitas menuju zero defect. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penyebab terjadinya defect paling dominan pada pembuatan produk etiket (pembungkus) rokok gudang garam filter surya 16, mengetahui analisis kualitas produk berdasarkan nilai Six Sigma, mengetahui usulan perbaikan untuk mengurangi jumlah defect paling dominan pada proses produksi PT. Gudang Garam Direktorat Grafika Jenis data yang digunakan adalah jenis data sekunder, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah metode Six Sigma.yang melalui lima tahapan analisis yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan metode six sigma diketahui bahwa jenis cacat kritis yang menyebabkan terjadinya defect paling dominan adalah Print to cut, Garis, Luber dan Warna tidak standart . Perusahaan telah mampu memenuhi standar kualitas yang diinginkan dengan mencapai Defect per million Opportunitas (DPMO). Faktor-faktor utama penyebab produk cacat adalah unsur mesin. Usulan rencana perbaikan untuk proses produksi adalah: Sebagai antisipasi agar mesin tetap bekerja dengan maksimal, perawatan dan perbaikan mesin harus dilakukan lebih intensif dan terus-menerus, supervisor bertanggung jawab untuk mensosialisasiskan metode kerja yang digunakan pada karyawan dengan memberikan pelatihan kerja dan motivasi untuk menciptakan Total Quality Management, membuat perencanaan kerja yang sistematis sehingga mudah dalam penyampaian informasi, pengamatan hasil perbaikan,serta penelompokkan produk cacat berdasarkan jenis dan mesin, selektif terhadap pemasok dan memperketat seleksi bahan baku. sesui dengan standar yang diinginkan perusahaan.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management > HD58.7 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Business Administration
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 15 Oct 2011 14:47
      Last Modified: 17 Oct 2011 10:31
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1412

      Actions (login required)

      View Item