PUSAT SINEMATOGRAFI DI SURABAYA

DODDY , ACHMAD ZUNAIDI (2011) PUSAT SINEMATOGRAFI DI SURABAYA. Undergraduate thesis, Faculty of Civil Engineering and Planning.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1184Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (6Mb)

      Abstract

      Perkembangan perfilman dibuktikan dengan banyaknya koleksi Film Indiependent “Indie” yang dilakukan oleh Sinematek Indonesia yang ada di Pusat Sinematografi Usmar Ismail, Jakarta yang sampai sekarang menampung semua dokumentasi berbagai film Nasional, kondisi perfilman pada masa sekarang ini telah membuktikan Indonesia bisa ikut dalam berbagai acara festival film internasional seperti halnya Festival Film Perancis di tahun 2007. Tetapi, di kota Surabaya sebuah wadah sebagai penampungan apresiasi karya film personal (Indiependent) dari sineas-sineas yang ada di Surabaya pemanfaatannya masih bersifat “dipaksakan”. Disamping itu juga, wadah untuk komunitas sineas di kota Surabaya masih terbilang dalam skala kecil. Hal tersebut maka timbul gagasan proyek Pusat Sinematografi di Surabaya sebagai wadah penampungan apresiasi dan pengembangan karya film dari sineas Indonesia (khususnya dari kota Surabaya), sehingga diharapkan mampu meningkatkan mutu kualitas karya film dan mengembangkan kuantitas bisnis perfilman Indiependent di kota Surabaya. Dalam perancangan ini, Pusat Sinematografi direncanakan berlokasi di Jl. Joko Dolog, Surabaya yang merupakan kawasan yang bersebelahan dengan icon hiburan taman Surabaya, yaitu Taman Apsari dan Arca Joko Dolog juga dekat dengan Broadcast Design Unair, dari potensi site tersebut sangatlah strategis untuk perencanaan Pusat Sinematografi ini. Dari isu dan fakta yang ada tersebut, perancangan proyek ini mengambil tema ”Fun with the Shape” (Kesenangan dalam membentuk sebuah bentuk). “Bentuk” yang dimaksudkan adalah bentuk dari gambar icon sebuah Proyektor Film, dimana gambar icon tersebut menjadi ide gagasan dalam proses pencarian bentuk yang kemudian diaplikasikan menjadi bentuk bangunan Pusat Sinematografi. Dengan melalui pendekatan teori konsep Analogic Design (Geoffrey Broadbent dalam buku ”Design in Architecture”). Analog adalah sama, serupa, pengibaratan, pengandaian dengan benda lain yang punya bentuk / makna yang hasilnya adalah memodifikasi bentukan awal. Konsep ini dimaksudkan agar citra dari fasad maupun ruang luar bangunan ini dapat langsung terlihat dan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar yang ada di eksisting site tersebut .

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
      N Fine Arts > NC Drawing Design Illustration
      Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 15 Oct 2011 16:12
      Last Modified: 15 Oct 2011 16:12
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1425

      Actions (login required)

      View Item