PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KECENDERUNGAN PENGHINDARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Industri Kecil di Wedoro)

CHURUL , RACHMADHANI (2011) PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KECENDERUNGAN PENGHINDARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Industri Kecil di Wedoro). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1318Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (3663Kb)

      Abstract

      PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KECENDERUNGAN PENGHINDARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Industri Kecil di Wedoro) Oleh : CHURUL RACHMADHANI ABSTRAK Penerimaan Negara terbesar untuk mewujudkan tujuan utama Pembangunan Nasioanal adalah dari sektor pajak. Salah satu jenis pajak yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat adalah pajak penghasilan. sistem perpajakan di Indonesia adalah Self Assessment System yaitu wajib pajak diberi kepercayaan untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak terutang sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Dalam Self Assessment System dibutuhkan beberapa prasyarat dari wajib pajak antara lain memiliki kesadaran, kejujuran, hasrat membayar dan kedisiplinan. Namun permasalahan yang dihadapi oleh wajib pajak di Indonesia adalah belum siapnya masyarakat oleh diterapkannya Self Assessment System secara murni. Hal ini disebabkan antara lain belum cukupnya pengetahuan perpajakan tentang kesadaran dan kejujuran wajib pajak dalam melaporkan perhitungan pajak penghasilannya dengan benar dan lengkap sesuai ketentuan perpajakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan secara parsial apakah kesadaran wajib pajak, kejujuran wajib pajak, hasrat membayar pajak, dan kedisiplinan wajib pajak memepunyai pengaruh terhadap kecenderungan penghindaran pajak penghasilan Variabel dalam penelitian adalah kesadaran wajib pajak (X1), kejujuran wajib pajak (X2), hasrat membayar pajak (X3), kedisiplinan wajib pajak (X4) dan penghindaran pajak (Y). Teknik pengukuran variabel dengan menggunakan skala semantic differential yang tersusun dalam satu garis kontinum dengan jawaban sangat positif diselah kanan dan negatifnya disebelah kiri. Populasi dalam penelitian ini adalah para pengusaha perorangan yang mempunyai toko yang masih aktif dan berlokasi di Wedoro Sidoarjo Jawa-Timur sebanyak 33 pengusaha. Teknik penarikan sample yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan penelitian ini bahwa tidak terdapat pengaruh kesadaran wajib pajak(X1), kejujuran wajib pajak (X2) terhadap penghindaran pajak (Y), dan terdapat pengaruh hasarat memebayar pajak (X3), kedisiplinan wajib pajak (X4) terhadap penghindaran pajak (Y). Keywords: kesadaran wajib pajak, kejujuran wajib pajak, hasrat membayar pajak, kedisiplinan wajib pajak, penghindaran pajak

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HG Finance
      H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ2240 Revenue. Taxation. Internal revenue
      Divisions: Faculty of Economics > Accounting
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 17 Oct 2011 11:35
      Last Modified: 17 Oct 2011 11:36
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1454

      Actions (login required)

      View Item