Motif Anak-Anak Menonton Acara "Cita-Cita Ku" di Trans 7" (Studi Deskriptif Motif' Anak-Anak Menonton Acara "Cita-Cita Ku" di Trans7)

Arul , Mahbarulloh (2011) Motif Anak-Anak Menonton Acara "Cita-Cita Ku" di Trans 7" (Studi Deskriptif Motif' Anak-Anak Menonton Acara "Cita-Cita Ku" di Trans7). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (970Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (2930Kb)

      Abstract

      ABSTRAKSI Arul Mahbarulloh, Motif Anak-Anak Menonton Acara "Cita-Cita Ku" di Trans 7" (Studi Deskriptif Motif' Anak-Anak Menonton Acara "Cita-Cita Ku" di Trans7). Perkembangan teknologi dan informasi dari waktu ke waktu melahirkan aspirasi yang luar biasa dengan ditandai munculnya televisi, radio, satelit dan lainnya. Televisi sebagai salah satu media massa yang mempunyai daya tarik tersendiri karena sifatnya yang audio visual. Televisi menampilkan berbagai informasi secara cepat dan efektif, karena mempunyai kelebihan menguasai jarak. dan ruang karena teknologi televisi telah menggunakan elektromagnetik, kabel, dan fiber yang dipancarkan (transmisi) melalui satelit. Program acara televisi sekarang ini didominasi acara hiburan. Maraknya program televisi untuk anakanak yang justru tidak layak ditonton, tentunya mengundang keprihatinan. Obyek penelitian ini adalah acara "Cita-Cita Ku" di Trans7 yang masuk dalam kategori aman untuk ditonton anak-anak versi Komisi Penyiaran Indonesia, karena tidak mengandung unsur kekerasan dan seksual. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses And Gratification. Teori dan pendekatan ini tidak mencakup atau mewakili keseluruhan proses komunikasi, karena sebagian besar audience hanya dijelaskan melalui kebutuhan dan kepentingan, sebagai proses penerimaan. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak usia 10-12 tahun, yang berjumlah 181.725 anak. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Cluster Random Sampling yaitu pengambilan sampel jika anggota populasi yang diteliti atau sumber data sangat luas. Dari hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa pada motif kognitif, motif identitas personal dan motif integratif, pemirsa berada pada kategori tinggi, hal ini dikarenakan keinginan anak-anak untuk memperoleh informasi sangat besar sehingga anak-anak mengetahui dan mendapatkan informasi tentang cara mencapai cita-citanya dan merasakan profesi narasumber. Sedangkan pada motif diversi, pemirsa berada pada kategori sedang, hal ini menunjukkan bahwa anak senang dan terhibur dengan acara tersebut meskipun acara cita-cita ku bukan acara hiburan. " Keyword: acara cita-cita ku, motif

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87 Communication. Mass Media
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 18 Oct 2011 10:57
      Last Modified: 18 Oct 2011 10:57
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1503

      Actions (login required)

      View Item