STRATEGI BISNIS USAHA BATIK MADURA (Studi Kasus pada Galeri “Tresna Art” Bangkalan Madura)

Saihur, Rohman (2010) STRATEGI BISNIS USAHA BATIK MADURA (Studi Kasus pada Galeri “Tresna Art” Bangkalan Madura). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (174Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (2779Kb)

      Abstract

      Setelah batik ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia (World Heritage) oleh UNESCO, maka perkembangan usaha batik menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya penggunaan maupun permintaan terhadap produk-produk batik. Kondisi demikian menjadikan perajin batik memperoleh keuntungan yang dapat menjadikan mereka mampu memperbaiki kondisi ekonomi. Salah satu batik yang dewasa ini digemari oleh konsumen adalah batik Madura. Batik Madura diyakini memiliki keunikan dan kekhasan yang tidak dimiliki oleh produk-produk batik dari daerah lain yang ada di Indonesia. Berdasarkan pertimbangan tersebut, peneliti tertarik untuk mengangkat batik Madura sebagai topik dalam penelitian. Peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi yang dijalankan oleh salah satu perajin batik yang ada di Madura, yaitu “Tresna Art”. Pemilihan ini didasarkan pertimbangan peneliti bahwa galeri “Tresna Art” telah berdiri cukup lama, sejak sebelum berkembangnya bisnis batik seperti sekarang. Sehingga menarik untuk diangkat bagaimana pasang surut pemilik usaha dalam usaha membesarkan bisnisnya hingga seperti sekarang ini. Karena itu, peneliti dalam penelitian ini hanya memfokuskan penelitian pada bagaimana strategi bisnis yang dijalankan oleh “Tresna Art” yang meliputi: 1. Strategi produksi : proses pembuatan produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada konsumen. Oleh karena itu produk yang dihasilkan harus sesuai atau memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen 2. Strategi sumberdaya manusia : Perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan atas pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja dengan maksud untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan secara terpadu 3. Strategi keuangan : bagian dari perusahaan yang fungsinya adalah mengorganisasikan perolehan dana, menggunakan dana dan sekaligus mengendalikan dana tersebut dalam rangka memaksimalkan nilai perusahaan 4. Strategi pemasaran : salah satu kegiatan utama yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankankelangsungan hidup perusahaan dan mencapai laba maksimal Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, meskipun kondisi usaha batik menunjukkan peningkatan, namun para perajin batik masih mengelola bisnis secara tradisional. Hal ini ditunjukkan bahwa untuk mengelola keuangan, pihak “Tresna Art” masih menggunakan cara pencatatan manual. Dalam pengembangan produk, perajin masih mendominasi menawarkan batik berdasarkan motif yang mereka yakini laku di pasar, belum melibatkan konsumen dalam pengembangan produk.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Business Administration
      Depositing User: Users 2 not found.
      Date Deposited: 22 Feb 2011 17:42
      Last Modified: 22 Feb 2011 17:42
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/158

      Actions (login required)

      View Item