ANALISIS BEBAN KERJA DAN JUMLAH KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK LOAD ANALYSIS (WLA) DI PT. SEMESTA BUMINDO DJAYA SURABAYA

HENDRI , SETIAWAN (2010) ANALISIS BEBAN KERJA DAN JUMLAH KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK LOAD ANALYSIS (WLA) DI PT. SEMESTA BUMINDO DJAYA SURABAYA. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (794Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (3736Kb)

      Abstract

      ABSTRAKSI Saat ini perusahaan-perusahaan memberikan perhatian khusus pada efesiensi, efektifitas, dan produktivitas. Hal ini dapat dipenuhi apabila perusahaan melakukan pengaturan terhadap jadwal penyelesaian permintaan dengan sebaikbaiknya. Salah satu faktor yang berpengaruh agar pesanan dapat diselesaikan atau tenaga kerja yang terlibat langsung didalam bagian proses produksi. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang converting (penyablonan karton box setengah jadi) dengan bahan baku utama adalah kardus. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas karyawan adalah beban kerja yang diberikan oleh perusahaan. Untuk itu pihak perusahaan harus memperhatikan beban kerja yang akan diberikan karyawan agar tercapai produktifitas karyawan yang optimal Untuk mengatasi masalah pengukuran beban kerja pada PT. Semesta Bumindo Djaya, maka dalam penelitian ini menggunakan metode (WLA). Metode Work Load Analysis adalah gambaran deskriptif dari beban kerja yang dibutuhkan dalam suatu unit perusahaan. Metode ini akan memberikan informasi mengenai pengalokasian sumber daya manusia karyawan untuk menyelesaikan beban kerja yang ada. Berdasarkan hasil pengukuran beban kerja pada PT. Semesta Bumindo Djaya dengan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA) dapat di simpulkan bahwa rata-rata beban kerja karyawan pada bagian proses Penyablonan 94.38% dengan jumlah karyawan yang optimal adalah 3 orang, pada bagian proses Pemotongan rata-rata beban kerja sebelum dilakukan penelitian adalah 65.72% dengan jumlah karyawan 3 orang, setelah dilakukan pengurangan karyawan rata-rata beban kerja menjadi 92.12% dengan jumlah karyawan yang optimal adalah 2 orang. Pada bagian proses Pelipatan rata-rata beban kerja 94.79% dengan jumlah karyawan yang optimal adalah 2 orang. Pada bagian proses Pengeleman rata-rata beban kerja 71.91% dengan jumlah karyawan optimal adalah 3 orang. Pada bagian proses Stitch rata-rata beban kerja sebelum dilakukan penelitian adalah 102.69% dengan jumlah karyawan 2 orang, setelah dilakukan penambahan karyawan rata-rata beban kerja menjadi 67.56% dengan jumlah karyawan yang optimal adalah 3 orang dari proses pemotongan. Kata kunci : Efesiensi, beban kerja, Work Load Anlysis

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5001 Business. Business Administration > HF5549 Personnel Management. Employment management
      T Technology > T Technology (General) > T55.4 Industrial engineering. Management engineering > T60 Work measurement. Methods engineering
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Adi Prasetyawan
      Date Deposited: 22 Oct 2011 11:51
      Last Modified: 22 Oct 2011 11:52
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1689

      Actions (login required)

      View Item