PEMANFAATAN UMBI BENGKUANG (Pachyrrizus erosus) UNTUK MINUMAN SINBIOTIK

AGUS , SUSANTO (2011) PEMANFAATAN UMBI BENGKUANG (Pachyrrizus erosus) UNTUK MINUMAN SINBIOTIK. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (376Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (911Kb)

      Abstract

      PEMANFAATAN UMBI BENGKUANG (Pachyrrizus erosus) UNTUK MINUMAN SINBIOTIK AGUS SUSANTO 0733010002 INTISARI Sinbiotik (Eubotic) adalah gabungan antara prebiotik dan probiotik. Keuntungan dari kombinasi ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri probiotik oleh substrat prebiotik. Pada umumnya bahan baku pada pembuatan minuman sinbiotik adalah susu. Dan pada saat ini, sebagai produk inovasi dilakukan pembuatan minuman sinbiotik dari filtrat umbi bengkuang (Pachyrrizus erosus). Keunggulan dari produk ini adalah tersedianya dua komponen sekaligus yaitu inulin yang berasal dari umbi bengkuang yang berperan sebagai prebiotik dan Lactobacillus casei yang berperan sebagai bakteri probiotik. Permasalahan yang dihadapi dalam pembuatan minuman sinbiotik filtrat umbi bengkuang adalah tidak tersedianya laktosa pada filtrat umbi bengkuang. Oleh karena itu dilakukan penambahan susu skim yang berfungsi sebagai sumber laktosa bagi pertumbuhan Lactobacillus casei. Disamping itu penggunaan konsentrasi starter yang tepat merupakan faktor yang penting karena dapat mempengaruhi laju pertumbuhan Lactobacillus casei. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penambahan susu skim dan konsentrasi starter (Lactobacillus casei) yang paling baik pada proses pembuatan minuman sinbiotik umbi bengkuang. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tersusun atas 2 faktor yaitu faktor I adalah penambahan susu skim (10; 15; dan 20% b/v) dan faktor II adalah konsentrasi starter (Lactobacillus casei) (2; 4; dan 6% v/v) dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan penambahan susu skim 20% dan konsentrasi starter (Lactobacillus casei) 2%. Perlakuan tersebut mempunyai nilai total bakteri asam laktat 11,2933 log CFU/ml, total asam 0,5119%, derajat keasaman (pH) 3,700; total padatan terlarut 36,0680 (oBrix), kadar inulin 3,2503% dan protein terlarut 0,3667%. Berdasarkan penilaian organoleptik memberikan tingkat kesukaan terhadap rasa sebesar 156,50, aroma 142,00, warna 130,50 dan tekstur 162,50. Analisa finansial diperoleh nilai BEP sebesar 27,78% dari total produksi, nilai NPV sebesar Rp. 150.397.463,00 dan Payback Period selama 3,6 tahun dengan Benefit Cost Ratio sebesar 1,1420 dan IRR 22,716% (dengan tingkat suku bunga 20%).

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP368 Food processing and manufacture
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Food Technology
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 22 Oct 2011 13:10
      Last Modified: 22 Oct 2011 13:18
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1714

      Actions (login required)

      View Item