PERENCANAAN SISTEM INSENTIF KARYAWAN MENGGUNKAN METODE EFISIENSI EMERSON DAN HENRY GANTT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA DI PR HBS JAYA SIDOARJO

Deki, Yansah (2011) PERENCANAAN SISTEM INSENTIF KARYAWAN MENGGUNKAN METODE EFISIENSI EMERSON DAN HENRY GANTT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA DI PR HBS JAYA SIDOARJO. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (942Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (3048Kb)

      Abstract

      Seiring dengan kemajuan jaman dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, setiap perusahaan harus mempunyai strategi yang efektif dalam menyiasati perkembangan dan kondisi pasar yang ada. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk menerapkan suatu sistem produksi dan manajemen yang tepat serta efisien agar tetap dapat bersaing dan dapat memenuhi target yang diinginkan. PR HBS JAYA merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi produk rokok .Sistem pengupahan yang dilakukan oleh PR HBS JAYA adalah sistem upah harian. Perusahaan ini di dalam sistem pengupahan hanya berdasarkan waktu kerja karyawan selama 8 jam/hari dan tidak berdasarkan prestasi kerja. Akibat dari minimnya upah yang diterima mengakibatkan turunnya motivasi kerja karyawan, sehingga hal ini akan menyebabkan produktifitas kerja menurun. Permasalahan yang ada disini adalah Berapa besar insentif yang diberikan agar dapat meningkatkan kinerja karyawan pada bagian produksi rokok sehingga dapat meningkatkan motivasi kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan output produksi. Dalam upaya peningkatan motivasi kerja agar dapat meningkatkan output produksi dilakukan dengan cara pemberian upah insentif. Peneliti disini menggunakan metode insentif yaitu metode Efisiensi Emerson dan Metode Henry Gantt. Dari penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh bahwa besar insentif berdasarkan metode Efisiensi Emerson diperoleh sebesar Rp. 2.700,-/hari sehingga total upah insentif diperoleh sebesar Rp. 32.700,-/hari. Sedangkan besar insentif berdasarkan metode Henry Gantt diperoleh sebesar Rp. 5.992,-/hari sehingga total upah insentif diperoleh sebesar Rp. 35.992,-/hari. maka sebaiknya metode insentif yang digunakan adalah Metode bonus Gantt karena metode ini sederhana,adil dan mudah dimengerti oleh pekerja serta menguntungkan bagi perusahaan karena tidak semua pekerja mendapat insentif, hanya pekerja yang mampu menghasilkan jumlah produksi di atas standard yang menerima upah insentif. Sedangkan metode Efisiensi Emerson memerlukan prosedur yang rumit karena melihat terlebih dahulu tabel Efisiensi Emerson dan sulit bagi pekerja untuk menghitung sendiri upah yang berhak diterima.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5001 Business. Business Administration > HF5549 Personnel Management. Employment management
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Users 2 not found.
      Date Deposited: 25 Oct 2011 08:49
      Last Modified: 25 Oct 2011 08:50
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1828

      Actions (login required)

      View Item