PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK YANG CACAT BARANG (Studi kasus di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Surabaya)

HENGKI , ADI PRASETYA (2011) PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK YANG CACAT BARANG (Studi kasus di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Surabaya). Undergraduate thesis, Faculty of Law.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1653Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (1488Kb)

      Abstract

      Sebagai pihak yang lemah, konsumen perlu mendapatkan perlindungan hukum. Perlindungan hukum terhadap konsumen dirasa sangat penting mengingat masih dapat diketemukannya produk cacat dipasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bentuk perlindungan hukum bagi pihak konsumen terhadap produk yang cacat barang serta untuk mengetahui bagaimana bentuk upaya hukum dalam penyelesaian sengketa konsumen bila mengalami kerugian akibat produk yang cacat barang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum yuridis normatif yang bersifat deskriptif analisis. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data utama penelitian ini. Sedangkan data sekunder digunakan sebagai pendukung data primer. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah dengan menggunakan studi kepustakaan, perolehan bahan hukum melalui penelitian kepustakaan dikumpulkan dengan cara mencari dan mempelajari serta memahami buku-buku ilmiah yang memuat pendapat beberapa sarjana. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan cara metode diskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen yang mengalami kerugian akibat cacat produk dapat menuntut ganti kerugian sebagai tanggung jawab produk pelaku usaha. Selain itu, terdapat sanksi yang dapat dikenakan kepada pelaku usaha yang telah merugikan konsumen akibat cacat produk tersebut sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Adapun upaya hukum yang ditempuh oleh konsumen yang mengalami kerugian akibat cacat produk yaitu dapat melalui litigasi maupun non litigasi. Dalam kasus yang penulis angkat, proses penyelesaiannya menggunakan non litigasi yaitu melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk memberikan masukan kepada BPSK serta pihakpihak yang terkait agar lebih tegas dalam menyelesaikan masalah konsumen dan menerapkan hak-hak yang diberikan undang-undang kepada konsumen.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K1000 Commercial law > K1024 Commercial contracts
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K1000 Commercial law > K1024 Commercial contracts
      K Law > K1000 Commercial law > K1024 Commercial contracts
      K Law > K1024 Commercial contracts
      Divisions: Faculty of Law > Science of Law
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 25 Oct 2011 10:26
      Last Modified: 25 Oct 2011 10:29
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1838

      Actions (login required)

      View Item