TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJUDIAN PERTANDINGAN SEPAK BOLA DI TELEVISI (Studi Kasus No. 534 / Pid.B / 2010 PN SURABAYA)

Irwan , Widi Yanto (2011) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJUDIAN PERTANDINGAN SEPAK BOLA DI TELEVISI (Studi Kasus No. 534 / Pid.B / 2010 PN SURABAYA). Undergraduate thesis, Faculty of Law.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2320Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (1300Kb)

      Abstract

      Perjudian khususnya judi bola adalah merupakan suatu perbuatan yang dianggap bertentangan dengan aturan-aturan hukum yang ada yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, yang biasa disebut norma, yaitu; kesusilaan, kesopanan dan agama. Karena pada prinsipnya semua agama mutlak menolak dan melarangnya, dan pada hakekatnya perjudian sangat bertentangan dengan agama, kesusilaan dan moral Pancasila serta membahayakan bagi penghidupan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara. Permasalahan yang di hadapi adalah Bagaimana implementasi penegakan hukum tindak pidana perjudian terselubung sepak bola di televisi dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan maraknya perjudian di dalam tontonan sepak bola yang ada di televisi khususnya pada masyarakat Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif empiris yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder saja dan melalui penelitian lapangan, yang dilakukan baik melalui pengamatan dan wawancara oleh pihak yang dianggap mengerti tentang perkara tindak pidana judi bola tersebut. Dalam hal implementasi penegakan hukum dalam kasus perjudian khususnya judi bola harus berasal dan bermula dari masyarakat dengan adanya pelaporan tentang suatu tindak pidana yang terjadi, dan para aparat penegak hukum yaitu kepolisian yang bertugas melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terhadap semua tindak pidana yang terjadi di masyarakat, jaksa/penuntut umum yang bertugas membuat dakwaan dan tuntutan yang sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan oleh undangundang, hakim dengan kewenangannya dalam memutus suatu perkara yang tidak boleh memihak, dan hakim harus mempertimbangakan banyak hal terlebih dahulu sebelum membuat keputusan yang sifatnya final, Pemerintah yang membuat suatu peraturan tentang perundang-undangan yang sifatnya memaksa agar dilaksanakan. Bila antara masyarakat, aparat penegak hukum, dan pemerintah bisa melaksanakan fungsinya masing-masing dengan benar, maka implementasi penegakan hukum perjudian, bisa ditegakkan. Faktor-faktor yang menyebabkan maraknya perjudian bola yaitu faktor ekonomi, faktor sosial, Faktor budaya.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K623 Civil law
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K623 Civil law
      Divisions: Faculty of Law > Science of Law
      Depositing User: Anantha P
      Date Deposited: 25 Oct 2011 10:36
      Last Modified: 25 Oct 2011 10:36
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1843

      Actions (login required)

      View Item