PERANCANGAN SISTEM PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MERIT SYSTEM DI PD. BPR BKD KARANGANYAR

Muhammad Umar, Windardo (2010) PERANCANGAN SISTEM PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MERIT SYSTEM DI PD. BPR BKD KARANGANYAR. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (239Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (851Kb)

      Abstract

      Setiap perusahaan tentunya selalu ingin mewujudkan sebuah sistem kompensasi yang tepat yaitu yang mampu memberi kepuasan kepada karyawan dan pihak perusahaan. Untuk memberi kepuasan kepada pihak perusahaan maka karyawan harus mempunyai prestasi kerja yang tinggi, sedangkan memberi kepuasan kepada karyawan berarti perusahaan mampu memberikan kompensasi yang sesuai dengan kontribusi yang telah diberikan karyawan. Hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas karyawan dalam perusahaan, sehingga karyawan dapat memberikan kinerja terbaiknya. PD. BPR BKD Karanganyar adalah salah satu unit bisnis daerah yang bergerak dalam usaha simpan pinjam. Dari sistem penggajian di perusahaan, banyak karyawan yang merasa tidak puas. Karena dengan jabatan yang sama namun prestasi kerjanya berbeda akan mendapatkan kompensasi yang sama. Sehingga karyawan menginginkan sistem kompensasi yang didasarkan atas penilaian besarnya kontribusi mereka yang telah diberikan kepada perusahaan. Dalam penelitian tugas akhir ini, akan dirancang suatu sistem kompensasi yang berdasarkan besarnya prestasi kerja atau kontribusi dari karyawan yang diberikan kepada perusahaan. Setelah dianalisa, maka diupayakan untuk merancang sistem pemberian kompensasi dengan menggunakan metode merit system. Pada metode merit system ini, sistem kompensasi dikaitkan dengan prestasi kerja karyawan yang bertujuan untuk memotivasi para karyawan agar meningkatkan kinerja mereka, karena pada sistem ini makin baik kinerja mereka maka makin tinggi pula imbalan yang akan diterima. Penilaian prestasi kerja karyawan akan sangat dibutuhkan dalam membuat sistem penggajian yang baru. Penilaian ini dilakukan melalui evaluasi jabatan dengan metode poin. Hasil penilaian prestasi kerja dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Kelompok I dengan performance rating tertinggi yaitu diantara >691 - ?760 poin dengan kenaikan kompensasi sebesar 6 %, dimana terdapat 30 karyawan dengan perolehan poin sebesar 700 poin, 715 poin, 730 poin, 745 poin dan 760 poin. Kelompok II dengan performance rating diantara >622 - ?691 poin dengan kenaikan kompensasi sebesar 5 %, dimana terdapat 11 karyawan dengan perolehan poin sebesar 625 poin, 640 poin, 655 poin, 670 poin dan 685 poin. Kelompok III dengan performance rating diantara >553 - ?622 poin dengan kenaikan kompensasi sebesar 4 %, dimana terdapat 5 karyawan dengan perolehan poin sebesar 565 poin, 580 poin, 595 poin dan 610 poin. Kelompok IV dengan performance rating diantara >484 - ?553 poin dengan kenaikan kompensasi sebesar 3 %, dimana terdapat 6 karyawan dengan perolehan poin sebesar 505 poin, 520 poin, 535 poin dan 550 poin. Kelompok V dengan performance rating terendah yaitu diantara ?415 - ?484 poin dan kelompok ini tidak mengalami kenaikan kompensasi, dimana terdapat 5 karyawan dengan perolehan poin sebesar 415 poin, 430 poin, 445 poin dan 460 poin.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5001 Business. Business Administration > HF5549 Personnel Management. Employment management
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Users 2 not found.
      Date Deposited: 26 Oct 2011 08:44
      Last Modified: 26 Oct 2011 08:45
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1894

      Actions (login required)

      View Item