ANALISIS KUALITAS PADA PRODUK MEJA “ IKEA CLASSICAL TABLE “ DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT. INTEGRA INDOCABINET SIDOARJO

Aprilianti, - (2010) ANALISIS KUALITAS PADA PRODUK MEJA “ IKEA CLASSICAL TABLE “ DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT. INTEGRA INDOCABINET SIDOARJO. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (73Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (612Kb)

      Abstract

      Dalam era globalisasi dan perdagangan bebas diikuti dengan kemajuan teknologi, setiap perusahaan berusaha menghadapi persaingan yang sangat ketat dan tanpa sengaja menciptakan persaingan. Dengan meningkatnya persaingan menuntut perusahaan untuk selalu memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan, dengan mengerti kebutuhan dan keinginan konsumen serta berusaha memenuhi apa yang mereka harapkan. Konsumen sebagai pemakai produk semakin kritis dalam memilih atau memakai produk, keadaan ini mengakibatkan peranan kualitas semakin penting. Berbagai macam metode dikembangkan untuk mewujudkan suatu kondisi yang ideal dalam sebuah proses produksi, yaitu zero defect atau tanpa cacat. PT. Integra Indocabinet merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kayu ( furniture ). Namun hingga kini perusahaan masih mengalami permasalahan terutama pada departemen processing yang dimana terjadi 2 proses yaitu moulding dan sanding, yaitu bagaimana cara mengurangi tingginya tingkat kecacatan produk pada proses tersebut khususnya pada produk meja ”IKEA classical table” yang paling diminati oleh konsumen. Tujuan dari penelitian adalah memberikan usulan dalam hal meningkatkan kualitas untuk mengurangi defect yang dominan dan mengidentifikasi faktor-faktor terjadinya kecacatan produk dengan menggunakan Metode Six Sigma. Sehingga pada akhirnya perusahaan dapat melakukan perbaikan yang menguntungkan bagi semua bagi semua pihak.Pengukuran tingkat kapabilitas proses, dan juga perbaikan untuk mencapai hasil yang menunjukkan pada tingkat kegagalan nol ( zero defect ). Berdasarkan hasil penelitian dari total produksi sebesar 17625 total defect sebesar 530 dengan prosentase defect sebesar 3 % dan nilai sigma 4,09 sigma. Dan untuk nilai indeks kapabilitas proses diperoleh 1,92 yang berarti bahwa proses produksi dianggap cukup mampu untuk bersaing dengan perusahaan lain serta memiliki kesempatan terbaik dalam melakukan program peningkatan Six Sigma, sedangkan untuk prioritas tindakan perbaikan yang diusulkan ditujukan pada bagian inspeksi yang diharapkan untuk lebih memperketat kontrol material sebelum diproses dengan nilai RPN sebesar 294.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Users 2 not found.
      Date Deposited: 26 Oct 2011 08:52
      Last Modified: 26 Oct 2011 08:53
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1898

      Actions (login required)

      View Item