PENENTUAN INTERVAL PERAWATAN PADA UNIT PRODUKSI BUTIRAN DENGAN BASIC RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI PT PETROKIMIA KAYAKU GRESIK

Damai Bayu , Irawan (2010) PENENTUAN INTERVAL PERAWATAN PADA UNIT PRODUKSI BUTIRAN DENGAN BASIC RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI PT PETROKIMIA KAYAKU GRESIK. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (434Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (401Kb)

      Abstract

      Kelancaran proses produksi dipengaruhi oleh beberapa hal seperti sumber daya manusia serta kondisi dari fasilitas produksi yang dimiliki, dalam hal ini mesin produksi dan peralatan pendukung lain. Untuk menjaga agar peralatan produksi dapat selalu berada pada kondisi yang baik maka diperlukan kegiatan perawatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan keandalan (reliability) dari komponen-komponen peralatan maupun sistem tersebut. Dengan adanya perawatan diharapkan peralatan mampu memberikan performansinya seoptimal mungkin dalam mendukung kelancaran proses produksi. Kegiatan perawatan yang dilakukan oleh bagian pemeliharaan teknik didasarkan pada mesin yang mengalami kerusakan, yang mana selama ini sering terjadi kerusakan. Adanya catatan pemeliharaan yang dilakukan oleh pihak maintenance menunjukkan bahwa mesin di PT. Petrokimia Kayaku Gresik masih saja terdapat kerusakan pada mesin dan tak jarang pula menyebabkan terhentinya proses produksi. Dengan adanya masalah tersebut maka dilakukan penelitian dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dengan harapan dapat ditentukan interval perawatan yang optimal. Metode Reliability Centered Maintenance ini digunakan untuk menentukan kegiatan dan interval perawatan berdasarkan pada RCM Decision Worksheet sesuai dengan fungsi dan sistem pada unit produksi butiran (padat) dan FMEA digunakan untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan serta efek yang ditimbulkan dari kegagalan tersebut. Dengan menggunakan RCM Decision Worksheet diperoleh bahwa jenis kegiatan dan interval perawatan pada V Belt C-64 adalah scheduled discard task dan interval perawatan selama 256,68 jam dengan total biaya sebesar Rp 1.342,74 per jam ; bearing stretcher 210 adalah scheduled discard task dan interval perawatan selama 106,65 jam dengan total biaya sebesar Rp 13.407,52 per jam; filter bag adalah scheduled restoration task dan interval perawatan selama 338,64 jam dengan total biaya sebesar Rp 3.151,77 per jam. Waktu perawatan yang minimun pada coating machine adalah 32,20 jam; pada Bucket Elevator adalah 119,37 jam serta pada dust collector adalah 66,26 jam. Waktu perawatan tersebut lebih kecil dari pada waktu perawatan yang dilakukan oleh perusahaan.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Fatchullah Z.A
      Date Deposited: 26 Oct 2011 08:58
      Last Modified: 26 Oct 2011 08:58
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/1901

      Actions (login required)

      View Item