OPINI MASYARAKAT TERHADAP PEMBAWA ACARA PRIA KEBANCI-BANCIAN DI TELEVISI (Studi Deskriptif Tentang Opini Pemirsa Acara “Ceriwis” Yang Di Bawakan Oleh Indra Bekti, Ruben Onshu, Cici Panda dan Pam-pam Di Trans Tv)

Indah, Rositasari (2011) OPINI MASYARAKAT TERHADAP PEMBAWA ACARA PRIA KEBANCI-BANCIAN DI TELEVISI (Studi Deskriptif Tentang Opini Pemirsa Acara “Ceriwis” Yang Di Bawakan Oleh Indra Bekti, Ruben Onshu, Cici Panda dan Pam-pam Di Trans Tv). Undergraduate thesis, Faculty of Social and Politics.

[img]
Preview
PDF (Hal. depan - Bab I)
Download (1182Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (3282Kb)

      Abstract

      Diskriminasi terhadap kaum transeksual atau pembawa acara yang kebancibancian di negeri ini bukan barang baru. Banyak diantara masyarakat yang masih menganggap bahwa mereka itu adalah sampah masyarakat, penyakit menular yang wajib dijauhi. Tata pergaulan masyarakat dengan sengaja atau tidak sengaja telah memberikan perlakuan buruk terhadap pria transeksual atau banci ini. Berbagai kontrak sosial yang entah oleh siapa telah disepakati menjauhkan kaum transeksual ini dari hak-hak sebagai manusia. Pembelaan terhadap mereka hanya muncul sebagai rasa belas kasihan semata, bukan dalam rangka menghormati sesama manusia dan sesama ciptaan Tuhan. Transeksual masih termasuk dalam gangguan jiwa jenis preferensi seksual. Bedanya yang mudah diantara keduanya adalah bahwa kaum homoseksual tidak pernah ingin mengganti jenis kelaminnya (misal dengan operasi plastik), tidak pernah berhasrat mengenakan pakaian lawan jenis (melainkan kebanyakan gay berpenampilan macho dan necis). Selain itu kaum transeksual terutama memiliki dorongan untuk menolak jenis kelaminnya, dan mengingini jenis kelamin lawan jenisnya. Jadi pengertian transeksual lebih ke arah penolakan akan identitas dirinya sebagai seorang pria atau wanita, bukan menekankan kepada orientasi seksual (keinginan dengan siapa berhubungan seksual atau membina relasi romantis). www.Wikimu.com. 17/08/08.Sebenarnya tayangan acara “Ceriwis” ini adalah program acara talkshow yang memiliki format materi yang sangat bagus namun apabila ditelaah lebih dalam lagi bahwa di dalam acara program tersebut ada suatu kejanggalan yang membaur dan jika dikaji kembali bahwa di dalam acara tersebut dipandu oleh seseorang perempuan dan pria transeksual mengingat dari segi kebutuhan yang ditampilkan itu berupa peran apa perilaku yang sebenarnya?, sebab menurut MUI ( Majelis Ulama Indonesia) menyatakan dengan tegas bahwa laki-laki berperilaku dan berpenampilan seperti wanita (dengan sengaja), demikian juga sebaliknya, hukumnya adalah haram dan dilarang agama Islam. Dari sisi pendidikan yang dimaksud dengan kebanci-bancian atau transeksual adalah kelainan identitas seksual (Gender Identity Disorder), yang merupakan suatu penyakit yang secara klinis harus diobati. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan dan mengetahui bagaimanakah Opini Masyarakat Terhadap Pembawa Acara Pria Kebanci-Bancian Di Televisi”(Studi Deskriptif Tentang Opini Penonton Acara “Ceriwis” Yang Di Bawakan Oleh Indra Bekti, Ruben Onshu, Cici Panda dan Pam-pam Di Trans Tv).

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87 Communication. Mass Media
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 2 not found.
      Date Deposited: 07 Nov 2011 15:21
      Last Modified: 07 Nov 2011 15:21
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/2067

      Actions (login required)

      View Item