PEMAKNAAN KARIKATUR “AHMADIYAH TANPA NEGARA” pada Cover Majalah Tempo edisi 14-20 Februari 2011 (Studi Semiotik Terhadap Pemaknaan Karikatur “AHMADIYAH TANPA NEGARA” pada Cover Majalah Tempo edisi 14-20 Februari 2011)

Ogilvy Muara, Hati (2011) PEMAKNAAN KARIKATUR “AHMADIYAH TANPA NEGARA” pada Cover Majalah Tempo edisi 14-20 Februari 2011 (Studi Semiotik Terhadap Pemaknaan Karikatur “AHMADIYAH TANPA NEGARA” pada Cover Majalah Tempo edisi 14-20 Februari 2011). Undergraduate thesis, Faculty of Social and Politics.

[img]
Preview
PDF (Hal. depan - Bab I)
Download (969Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (2614Kb)

      Abstract

      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna karikatur “Ahmadiyah Tanpa Negara” pada cover majalah Tempo edisi 14-20 Februari 2011. Teori yang digunakan adalah semiotik Charles Sanders Pierce yang membagi antara tanda dan acuannya menjadi tiga kategori yaitu : ikon, indeks dan simbol adalah tanda yang hubungan antara penanda dan penandanya bersifat bersamaan bentuk alamiah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Kualitatif. Pada karikatur “Ahmadiyah Tanpa Negara” ini menunjukan karikatur wayang kulit yang bergambarkan empat orang laki-laki di dalamnya. Wayang kulit tersebut merepresentasikan bingkai dari peristiwa penyerangan terhadap jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Banten, Februari 2011 ini. Penyerangan ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Gambar keempat pria dalam gambar wayang mewakili ribuan penyerang anti Ahmadiyah dari organisasi Islam lain. Dalam karikatur ini, digambarkan tangan berbalut jas hitam yang memegang karikatur wayang kulit. Tangan ini adalah tangan presiden, sebagai pejabat tertinggi negara yang mempunyai otoritas mewakili pemerintahannya mengambil sikap politik untuk masalah penyerangan ini. Dalam peristiwa ini, hak asasi pengikut Ahmadiyah untuk bebas berkeyakinan direnggut, bahkan nyawa mereka terancam. Oleh karena itu negara harus mengambil sikap yang jelas terhadap kasus-kasus seperti kasus Ahmadiyah ini. Pemerintah hendaknya tetap melindungi rakyatnya dan mewujudkan kebebasan berkeyakinan sesuai dengan yang tercantum dalam konstitusi negara Indonesia, UUD 1945.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P99 Semiotics. Signs and symbols
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 2 not found.
      Date Deposited: 07 Nov 2011 16:15
      Last Modified: 07 Nov 2011 16:16
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/2069

      Actions (login required)

      View Item