ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPATU BOOT DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT.WANGTA AGUNG SURABAYA

ANGGARA , PRASANDYA BARADITA (2011) ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPATU BOOT DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT.WANGTA AGUNG SURABAYA. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab1)
Download (402Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab2 - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (934Kb)

      Abstract

      Kualitas merupakan rangkaian keseluruhan karakterstik dan keistimewaan dari suatu produk atau jasa dalam memuaskan sebagian atau keseluruhan kebutuhan dari konsumen. Konsumen sebagai pemakai produk semakin kritis dalam memilih atau memakai produk oleh karena itu keadaan ini mengakibatkan peranan kualitas semakin penting. Permasalahan di PT. Wangta Agung ini adalah masih terjadinya defect produk Sepatu boot. Akibat relatif tingginya tingkat defect ini sangat mempengaruhi kualitas Sepatu boot oleh karena itu perlu adanya pengendalian kontrol kualitas yang diintegrasikan dengan Six Sigma DMAIC yang bertujuan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan perusahaan saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kualitas Sepatu boot sehingga nantinya secara optimal jumlah defect yang terjadi dapat ditekan dengan seminimal mungkin (zero defect). Untuk pengendalian kualitas Sepatu boot digunakan metode Six Sigma dengan cara menganalisa dari Sepatu boot yang dihasilkan sehingga nantinya didapatkan baseline kinerja tingkat output yang menggambarkan tingkat DPMO serta Nilai Sigma Quality Level (SQL) selama enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya tingkat DPMO pada sepatu boot adalah terdapat pada bulan April 2011 sebesar DPMO = 17.500 dengan nilai SQL sebesar 3,608 berarti kualitas produk sepatu boot pada bulan ini masih jauh untuk mencapai zero defect karena memiliki persentase kecacatan sebesar 1,75%., sedangkan untuk tingkat DPMO yang terkecil terjadi pada bulan Juli 2011 dengan DPMO = 9.770 dan nilai SQL = 3,835. Produk Sepatu boot selama bulan April 2011 – September 2011 memiliki tingkat DPMO sebesar 13.640 dengan nilai SQL sebesar 3,707. Dari penghitungan nilai pada tabel FMEA, maka didapatkan prioritas utama dalam perbaikan adalah pada faktor manusia dengan RPN = 180 dengan memberikan usulan perbaikan Memberikan training kepada operator dan pengarahan kepada operator agar lebih disiplin dan teliti dalam menjalankan proses produksi. Keywords : Defect, Six Sigma DMAIC, Baseline, DPMO ,Sigma Quality Level (SQL), FMEA

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55.4 Industrial engineering. Management engineering
      T Technology > T Technology (General) > T55.4 Industrial engineering. Management engineering > T58.7 - 58.8 Production Capacity, Manufacturing Capacity
      T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management
      T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management > TS156 Quality control
      T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management > TS160 Inventory control
      T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management > TS161 Materials management
      T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management > TS180 Materials handling
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 20 Feb 2012 14:52
      Last Modified: 20 Feb 2012 14:52
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/2507

      Actions (login required)

      View Item