ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN METODE WORK LOAD ANALYSIS (WLA) DI PT. CLASSIC PRIMA CARPET

M. Irsyadul , Ibad Al Amzah (2011) ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN METODE WORK LOAD ANALYSIS (WLA) DI PT. CLASSIC PRIMA CARPET. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab1)
Download (381Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab2 - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (976Kb)

      Abstract

      Pada masa globalisasi saat ini perusahaan – perusahaan memberikan perhatian khusus pada efisiensi, efektifitas dan produktifitas. Hal ini dapat dipenuhi apabila perusahaan melakukan pengaturan terhadap jadwal penyelesaian permintaan dengan sebaik – baiknya. Salah satu faktor yang berpengaruh agar pesanan dapat diselesaikan adalah tenaga kerja yang terlibat langsung didalam bagian proses produksi. PT. Classic Prima Carpet adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan karpet yang berlokasi di Rungkut Industri 2/31 Surabaya. Pada line proses produksi karpet jenis Bahar terdapat karyawan sejumlah 11 orang. Pengamatan sekilas menunjukkan bahwa beban kerja di setiap stasiun kerja belum merata, hal ini ditandai dengan adanya karyawan yang menganggur saat karyawan yang lain sedang mengerjakan tugasnya. Karyawan dengan beban kerja yang berlebihan akan cenderung lebih cepat bosan dan lelah dalam menjalankan tugasnya, sehingga cenderung tidak produktif. Produktif atau tidak produktif seorang karyawan tergantung dengan beban kerjanya, untuk itu pihak perusahaan harus memperhatikan beban kerja yang akan diberikan kepada karyawan agar tercapai produktifitas karyawan yang optimum. Berdasarkan hasil pengukuran beban kerja pada PT. Classic Prima Carpet dengan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA) dapat disimpulkan bahwa beban kerja Pada bagian Yarn Plant, mempunyai 2 operator dan rata-rata beban kerja sebesar 93.49% sehingga tidak perlu ada pengurangan atau penambahan operator karena beban kerjanya sudah cukup, Pada bagian Tufting, mempunyai 4 operator dan rata-rata beban kerja sebesar 92.40% sehingga tidak perlu ada pengurangan atau penambahan operator karena beban kerjanya sudah cukup, Pada bagian Latex, mempunyai 3 operator sehingga tidak perlu ada pengurangan atau penambahan operator karena beban kerjanya sudah cukup ratarata beban kerja sebesar 91.28% dan Pada bagian Finishing, mempunyai 2 operator dan rata-rata beban kerja sebesar 89.65% sehingga tidak perlu ada pengurangan atau penambahan operator karena beban kerjanya sudah cukup. Kata Kunci : Beban Kerja, Work Load Analysis

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
      H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD4801 Labor. Work. Working class
      T Technology > T Technology (General) > T55.4 Industrial engineering. Management engineering
      T Technology > T Technology (General) > T55.4 Industrial engineering. Management engineering > T60 Work measurement. Methods engineering
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 22 Feb 2012 13:40
      Last Modified: 22 Feb 2012 13:41
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/2598

      Actions (login required)

      View Item