ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN PADA PERUSAHAAN GULA

Safirin, MT (2005) ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN PADA PERUSAHAAN GULA. In: Seminar Nasional : Implementasi Supply Chain Management and Logistics dalam bidang Industri, 29 September 2005, Surabaya.

[img]
Preview
PDF
Download (97Kb) | Preview

    Abstract

    Salah satu aspek penting yang akhir-akhir banyak diteliti dan didiskusikan oleh para peneliti dan praktisi sehingga perlu mendapat perhatian dalam pengelolaannya adalah manajemen Suplly Chain. Konsep Supply Chain yang sering pula disebut sebagai Logistics Network) sebenarnya telah banyak terlibat dalan kehidupan sehari-hari, baik dalam kegiatan individu, pabrik / perusahaan maupun organisasi secara umum. Salah satu industri dalam negeri yang akhir-akhir banyak terkena dampak pasar bebas dan sulit bersaing dengan produk sejenis dari negara-negara Asia adalah industri gula. Penelitian ini dilakukan di salah satu Pabrik Gula milik pemerintah yang berlokasi di Kabupaten Magetan. Masalah yang dihadapi pabrik gula ini adalah rendahnya efisiensi yang disebabkan salah satunya oleh kurang baiknya rantai pasokan (supply Chain) pabrik gula. Akibatnya produktifitas sebagian besar industri gula dalam negeri masih kalah bersaing dengan produktifitas industri-industri gula dari negara-negara Asia. Dalam penelitian supply chain ini digunakan 4 dimensi fleksibilitas supply chain : delivery, produksi, produk dan supplier. Kempat dimensi fleksibilitas supply chain tersebut selanjutnya dibobot dengan metode Analitical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui 2 metode, yaitu : observasi ke pabrik (untuk memperoleh data-data sekunder) dan melalui survey dengan kuisioner (untuk memperoleh data-data primer). Hasil penelitian menunjukkan Dimensi delivery mempunyai bobot tertinggi (0,488), diikuti system produksi, supplier dan terakhir design produk. Sedangkan subfaktor keragaman alat transportasi menunjukkan bobot tertinggi (0,312), kemudian diikuti pengiriman dengan kuantitas yang flexible, penggunaan berbagai alat untuk pengiriman permintaan, pengiriman informasi permintaan dengan mudah dan Pemenuhan permintaan kepada lebih dari 1 distributor. Sementara semua skor kemampuan menunjukkan nilai feksibilitas sedang dan lebih kecil dibanding skor kebutuhan, hal ini menunjukkan masih rendahnya fksibilitas supply chain di pabrik gula.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD38.5 Supply Chain Management
    Divisions: Conference/Seminar > Seminar Nasional Teknik Industri 2005
    Depositing User: Users 2 not found.
    Date Deposited: 22 Mar 2012 14:17
    Last Modified: 22 Mar 2012 14:17
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3024

    Actions (login required)

    View Item