PEMAKNAAN LIRIK LAGU “LINGSIR WENGI” OST KUNTILANAK 2006 (Studi Semiotika Pemaknaan Lirik Lagu “Lingsir Wengi” Ost Kuntilanak 2006)

JOKO , FEBRIANTO (2012) PEMAKNAAN LIRIK LAGU “LINGSIR WENGI” OST KUNTILANAK 2006 (Studi Semiotika Pemaknaan Lirik Lagu “Lingsir Wengi” Ost Kuntilanak 2006). Undergraduate thesis, Faculty of Social and Politics.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (165Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (206Kb)

      Abstract

      Penelitian ini didasarkan pada fenomena semakin berkembangnya dunia musik di Indonesia. Musik merupakan karya seni bunyi dalam bentuk lagu mengungkapkan pikiran dan perasaan si pencipta melalui harmoni, bentuk atau struktur lagu, dan ekspresi sebagai satu kesatuan yang utuh. Seorang pencipta lagu mengungkapkan perasaannya berdasarkan frame of reference dan field of experiencenya dalam bentuk lirik lagu. Dalam musik, lirik lagu “Lingsir Wengi” penuh konotasi bahasa yang menarik untuk dimaknai, dengan timbulnya controversial di masyarakat. Sehingga timbullah pertanyaan yang menjadi dasar perumusan masalah yaitu apakah pesan yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna pesan yang terkandung dalam lirik lagu “Lingsir Wengi” tersebut. Studi penelitian ini diarahkan pada teori semiotik dan konsep semiologi Roland Barthes. Konsep lain yang dipergunakan adalah mitos dan kultur, pranata sosial dan konstruksi kenyataan sosial, pengaruh lagu terhadap pendengarnya dan intepretasi tanda. Studi analisis yang dilakukan oleh peneliti mengacu pada semiologi Barthessian menggunakan tiga hubungan tanda, yaitu hubungan simbolik, hubungan paradigmatik, dan hubungan sintagmatik sebagai pembacaan atas sebuah tanda, yang nantinya akan melandasi penggunaan lima macam kode, yaitu kode hermeunitik, kode semik, kode simbolik, kode proaeretik dank ode cultural dalam memaknai tanda tersebut. Kemudian proses pemaknaan melalui pembacaan kode-kode tersebut akan diungkap substansi dari pesan dibalik lirik lagu “Lingsir Wengi” dan pada tataran mitos akan diungkapkan sistem penandaan tingkat dua. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif interpretatif dengan menggunakan analisis semiologi dengan pendekatan semiotik berdasarkan konsep signifiaksi dua tahap Roland Barthes. Unit analisis yang digunakan adalah tanda berupa kata-kata dalam lirik lagu “Lingsir Wengi”. Gambaran umum obyek penelitian dijabarkan tentang bagaimana latar belakang dan perkembangan lagu Lingsir Wengi serta pencipta lagu tersebut. Pemaknaan lirik lagu Lingsir Wengi ini hasilnya dikaitkan dengan realitas eksternal yang terjadi di masyarakat Indonesia khususnya. Dari data yang sudah diintepretasi dan dianalisis, disimpulkan bahwa makna yang terkandung dalam lirik lagu Lingsir Wengi adalah mengenai fenomena sosial yang terjadi di sekitar masyarakat. Dan pesan yang terkandung di dalam lirik lagu Lingsir Wengi tersebut adalah bahwa, pencipta lagu tersebut menceritakan fenomena praktik pesugihan yang masih ada di dalam masyarakat yang serba modern saat ini. Mulai dari terhimpitnya masalah ekonomi, sampai pada permasalahan pribadi yang menyebabkan orang tersebut menjadi lupa terhadap pedoman agama dengan meminta bantuan kepada makhluk halus atau makhluk gaib untuk mencukupi kebutuhan ekonominya yang terdesak serta kebutuhan pribadinya. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah agar para pencipta lagu lebih cerdas dalam berkarya, dan tidak seenaknya merubah struktur lagu yang sudah ada.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P99 Semiotics. Signs and symbols
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Fatchullah Z.A
      Date Deposited: 09 Aug 2012 09:17
      Last Modified: 09 Aug 2012 09:18
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3516

      Actions (login required)

      View Item