PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA ANAK DIBAWAH UMUR PELAKU PEMBUNUHAN TERHADAP ANAK KANDUNGNYA (STUDI KASUS PUTUSAN PN No. 3175/Pid.B/2010/PN. SBY)

Achmad , Junaedi (2012) PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA ANAK DIBAWAH UMUR PELAKU PEMBUNUHAN TERHADAP ANAK KANDUNGNYA (STUDI KASUS PUTUSAN PN No. 3175/Pid.B/2010/PN. SBY). Undergraduate thesis, Faculty of Law.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (153Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (116Kb)

      Abstract

      UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” JAWA TIMUR FAKULTAS HUKUM Nama Mahasiswa : Achmad Junaedi NPM : 0671010109 Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya, 20 Juni 1986 Program Studi : Strata 1 (S1) Judul Skripsi : PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA ANAK DIBAWAH UMUR PELAKU PEMBUNUHAN TERHADAP ANAK KANDUNGNYA (STUDI KASUS PUTUSAN PN No. 3175/Pid.B/2010/PN. SBY) ABSTRAKSI Penelitian ini disusun dengan tujuan pertama untuk mengetahui dan menganalisis motif tersangka/pelaku melakukan pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri. Kedua untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara. Metode penelitian yang digunakan yuridis normatif yaitu merupakan penelitian hukum terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder terutama yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motif tersangka/pelaku melakukan pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri karena adanya dorongan dan keinginan, aspirasi, dan selera sosial yang bersumber dari fungsi-fungsi tersebut untuk menghindari rasa ketakutan diketahui oleh umum atau masyarakat. Dengan dorongan yang berlebihan tersebut ibu kandung tega untuk merampas nyawa anak kandungnya sendiri dengan cara mencekik hingga meninggal dunia. Pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara, yaitu dijatuhi pidana, bebas dari segala tuntutan dan lepas dari segala tuntutan hukum. Pertimbangan tersebut menyangkut akibat perbuatan terdakwa dan kondisi diri terdakwa. Pertimbangan dari kondisi diri terdakwa yaitu keadaan fisik maupun psikis terdakwa sebelum melakukan kejahatan, termasuk status sosial yang melekat pada dirinya. Kondisi fisik yang dimaksud adalah usia dan tingkat kedewasaan, sementara keadaan psikis dimaksudkan adalah perasaan misalnya dalam keadaan marah, gemetar, keringat dingin, pikiran kacau dan tidak normal. Kata Kunci : Tindak Pidana, Pembunuhan, Perlindungan Anak Hak Cip

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K3150 Public law
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K3150 Public law
      K Law > K3150 Public law
      Divisions: Faculty of Law > Science of Law
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 09 Aug 2012 10:32
      Last Modified: 09 Aug 2012 10:32
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3518

      Actions (login required)

      View Item