PERANAN GROSSE AKTA PENGAKUAN HUTANG DALAM EKSEKUSI JAMINAN KREDIT HARTA KEKAYAAN

Nia , Mardiaanto (2012) PERANAN GROSSE AKTA PENGAKUAN HUTANG DALAM EKSEKUSI JAMINAN KREDIT HARTA KEKAYAAN. Undergraduate thesis, Faculty of Law.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (163Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (202Kb)

      Abstract

      UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR FAKULTAS HUKUM Nama Mahasiswa : Nia Mardiaanto NPM : 0771010004 Tempat dan Tanggal Lahir : Surabaya, 12 November 1987 Program Studi : Ilmu Hukum Strata 1 (S1) Judul Skripsi : PERANAN GROSSE AKTA PENGAKUAN HUTANG DALAM EKSEKUSI JAMINAN KREDIT HARTA KEKAYAAN ABSTRAKSI Dalam praktek perbankan suatu realisasi kredit biasanya dilakukan dalam bentuk perjanjian pengakuan hutang oleh debitur kepada kreditur, dimana debitur mengakui berhutang kepada bank sejumlah atau senilai uang tertentu, dengan jangka waktu tertentu, biaya-biaya dan denda-denda sesuai dengan yang diperjanjikan para pihak. Dengan demikian jelaslah bahwa dalam setiap penerima kredit, debitur harus membuat perjanjian pengakuan hutang dengan bank dengan kewajiban untuk melunasi hutangnya sesuai dengan yang diperjanjikan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris melalui wawancara, observasi, maupun laporan dalam bentuk dokumen. Sumber data yang diperoleh dari literatur dan perundang-undangan yang berlaku. Analisa data menggunakan analisa kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan grosse akta pengakuan hutang mempunyai peranan grosse akta pengakuan hutang dalam penyelesaian eksekusi jaminan kredit. Di dalam keuntungan dalam menyelesaikan eksekusi jaminan kredit harta kekayaan yaitu menghemat waktu, menghemat biaya dan menimbulkan kepastian hukum. Disamping itu proses eksekusi haruslah memenuhi tata cara dan syarat-syarat serta tahapan-tahapan yaitu peringatan (aanmaning), penetapan dan berita acara eksekusi. Penyalahgunaan isi grosse akta antara lain disini adalah adanya pencampuradukan isi antara grosse akta hipotek dengan grosse akta pengakuan hutang, kekeliruan cara penerbitan dokumen akta kuasa memasang hipotek, dan kendala executorial verkoop atas grosse akta ialah mengenai soal perselisihan jumlah hutang yang harus dibayar debitur. Kata Kunci : Grosse Akta, Pengakuan Hutang, Jaminan Kredit.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K1000 Commercial law > K1241 Insurance
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K1000 Commercial law > K1241 Insurance
      K Law > K1000 Commercial law > K1241 Insurance
      K Law > K1241 Insurance

      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K623 Civil law
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K623 Civil law
      K Law > K623 Civil law
      Divisions: Faculty of Law > Science of Law
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 05 Sep 2012 09:51
      Last Modified: 05 Sep 2012 09:51
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3699

      Actions (login required)

      View Item