EVALUASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU INDUSTRI MANUFAKTUR DENGAN PENDEKATAN HEURISTIC SILVER MEAL

Iriani, - (2011) EVALUASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU INDUSTRI MANUFAKTUR DENGAN PENDEKATAN HEURISTIC SILVER MEAL. UPN "Veteran" Jatim. ISBN 978-602-9372-29-8

[img]
Preview
PDF
Download (535Kb) | Preview

    Abstract

    Dalam perusahaan manufacture bahan baku merupakan kebutuhan yang sangat penting dan harus terpenuhi untuk kelancaran proses produksi. Bila kekurangan bahan baku akan berakibat terhentinya proses produksi yang disebabkan habisnya bahan baku untuk diproses. Akan tetapi jika persediaan bahan baku terlalu besar dapat mengakibatkan tingginya biaya untuk menyimpan dan memelihara bahan baku tersebut, disamping itu jika ditinjau dari segi finansial merupakan hal yang tidak efektif karena terlalu besarnya modal yang menganggur dan tidak berputar. Agar tetap dapat bertahan dalam situasi persaingan pasar yang begitu ketat, perusahaan perlu melakukan penekanan biaya produksi dan penghematan biaya produksi serta penghematan biaya untuk pembelian bahan baku. Untuk mendapatkan bahan baku yang cukup sesuai dengan kebutuhan, maka diperlukan adanya perencanaan persediaan bahan baku tersebut. Dan dalam mencapai hasil yang di harapkan, diperlukan persediaan bahan baku yang optimal sehingga tidak mengganggu kelancaran proses produksi. PT. Gajah Mas Indonesia adalah salah satu perusahaan yang memproduksi kursi kantor. Jenis kursi kantor yang diproduksi adalah kursi kantor barcelon, kursi kantor florida, kursi kantor albama dan sebagainya. Pada dasarnya bahan baku kursi kantor tersebut adalah sama dan hanya berbeda dalam bentuknya saja. Untuk setiap hasil produksi kursi kantor dibutuhkan banyak sekali bahan baku. Bahan baku utama dari kursi kantor adalah besi pipa, besi plat, spon, kain dan triplek. Perusahaan memproduksi produknya dalam jumlah yang besar dan diproduksi terus menerus. Dalam usaha menjamin kegiatan produksi perusahaan perlu mengadakan persediaan bahan baku yang memegang peranan penting dalam kelancaran proses produksi dan operasional perusahaan. Selama ini PT. Gajah Mas Indonesia dalam memenuhi kebutuhan bahan baku perusahaan dengan cara memesan dari supplier yang ada di sekitar perusahaan antara lain Mojokerto, Malang dan daerah lainnya. Dan di dalam pemesanan bahan bakunya dilakukan sesuai dengan yang direncanakan dengan kuantitas yang berbeda pada tiap periodenya dimana kuantitas pembelian bahan baku tersebut tidak boleh melebihi kuantitas persediaan maksimum yang telah ditetapkan perusahaan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya sering ditemukan ketidak tepatan perencanaan dalam usaha pengadaan bahan baku, sehingga sering terjadi kelebihan bahan baku dan menambah besarnya modal yang tertanam didalamya karena sebagian modal terhenti. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku yang tepat untuk dapat mengoptimalkan produk serta biaya-biaya yang terkait didalamnya dapat ditekan se-efisien mungkin. Dalam kegiatan pengendalian persediaan bahan baku penanganan secara tepat dapat dilakukan dengan metode Heuristik Silver Meal, dimana metode tersebut dapat diharapan untuk menjamin kebutuhan dan kelancaran kegiatan proses produksi perusahaan dalam hal kuantitas dan kualitas bahan baku yang tepat serta dapat dihasilkan Total Cost pengadaan bahan baku yang minimum. Dalam tulisan ini akan diuraikan mengenai pengendalian persediaan, peramalan untuk persediaan bahan baku agar dapat menentukan periode pembelian yang dilakukan menentukan jumlah persediaan bahan baku yang efisien dan mendapatkan total biaya persediaan bahan baku yang minimum.

    Item Type: Book
    Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS155 Production management. Operations management > TS161 Materials management
    Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
    Depositing User: Fatchullah Z.A
    Date Deposited: 06 Sep 2012 16:32
    Last Modified: 06 Sep 2012 16:32
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3708

    Actions (login required)

    View Item