TINJAUAN YURIDIS “NGEROROD” DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAM HUKUM ADAT BALI

Yudis , Oktaviani Wijaya (2012) TINJAUAN YURIDIS “NGEROROD” DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAM HUKUM ADAT BALI. Undergraduate thesis, Faculty of Law.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (174Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (123Kb)

      Abstract

      UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR FAKULTAS HUKUM Nama Mahasiswa : Yudis Oktaviani Wijaya NPM : 0871010035 Tempat Tanggal Lahir : Denpasar, 25 Oktober 1989 Program Studi : Strata 1 (S1) Judul Skripsi : TINJAUAN YURIDIS “NGEROROD” DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAM HUKUM ADAT BALI ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan Ngerorod menurut UU Perkawinan dan hukum adat Bali serta, untuk mengetahui perlindungan hukum bagi para pihak yang melakukan perkawinan Ngerorod. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Sumber data diperoleh dari literatur-literatur, karya tulis ilmiah dan perundangundangan yang berlaku. Analisa data menggunakan metode deduktif sebagai pegangan utama dan induktif sebagai tata kerja penunjang. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ngerorod adalah kawin lari bersama, di mana si laki-laki dan wanita yang akan kawin, pergi bersamaan (biasanya secara sembunyi-sembunyi) meninggalkan rumahnya msing-masing dan bersembunyi pada pihak lain (pihak ke III) dan menyatakan diri sedang ngerorod. Eksistensi ngerorod sebagai suatu bentuk perkawinan adalah sah menurut hukum adat Bali serta tidak bertentangan dengan UU perkawinan. Mengenai bentuk perlindungan hukum bagi para pihak yang melakukan perkawinan ngerorod ini, baik pihak suami, istri maupun anak hasil perkawinan tersebut, asalkan mereka saling cinta, sudah cukup umur untuk berkawin dan cakap hukum sesuai dengan peraturan perundangan yang telah ditentukan, tidak ada masalah. Karena dengan dicatatkannya perkawinan dicatatan sipil maka, para pihak itu sudah mendapatkan perlindungan hukum. Begitu juga dengan anak dari hasil perkawinan tersebut. Kata Kunci : Ngerorod (kawin lari), Hukum Adat Hindu, Perkawinan.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K600 Private law
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K600 Private law
      K Law > K600 Private law
      Divisions: Faculty of Law > Science of Law
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 13 Sep 2012 13:12
      Last Modified: 13 Sep 2012 13:12
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3751

      Actions (login required)

      View Item