EVALUASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPMDAN ANALISIS KURVA “S” PADA PROYEK STUDI DETAIL DESAIN PANTAI LES TEJAKULA DI KAB BULELENG BALI

DIAN , ALFIANTO (2012) EVALUASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPMDAN ANALISIS KURVA “S” PADA PROYEK STUDI DETAIL DESAIN PANTAI LES TEJAKULA DI KAB BULELENG BALI. Undergraduate thesis, Faculty of Economics.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (360Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (1341Kb)

      Abstract

      Dalam manajemen proyek, diperlukan sebuah program evaluasi untuk melakukan penjadwalan dan melakukan perhitungan waktu dan biaya penyelesaian proyek. Karena kebutuhan waktu yang strategis dan alokasi dana yang berlebih untuk mempercepat penyelesaian proyek, maka diperlukan perencanaan yang matang dan pengendalian yang efektif dengan melakukan penjadwalan ulang dan perhitungan biaya jika proyek ingin dipercepat. Metode CPM (Critical Path Method) dapat digunakan untuk mengatur waktu dan biaya penyelesaian proyek dengan lebih efisien dan efektif. Dengan menentukan beberapa variabel penting yang mempengaruhi keputusan strategis dalam proyek seperti waktu normal, biaya normal, waktu yang dipercepat, biaya dipercepat, dan kenaikan biaya, maka dapat dilakukan penjadwalan dan penghitungan biaya proyek yang dikerjakan dalam waktu normal dan waktu yang dipercepat. Serta analisis kurva S dengan harapan perusahaan dapat mengatasi perminttaan dari konsumen yang kompetitif dengan waktu dan biaya proyek yang optimal. Dari hasil penelitan ini didapatkan 1 jalur kritis dengan kegiatan yang dapat dipercepat adalah kegiatan yang berada pada jalur kritis yaitu Mobilisasi dan Demobilisasi personil (A1). Pada kondisi riil perusahaan, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek adalah 150 hari dengan biaya sebesar Rp 388.510.000.00,00,-, sedangkan dengan menggunakan CPM (Critical Path Method) percepatan diperoleh waktu selama 135 hari dengan total biaya proyek sebesar Rp 403.176.666,7. CPM (Critical Path Method) dapat menghasilkan waktu penyelesaian proyek lebih cepat 15 hari (10%) dan kenaikan total biaya proyek sebesar Rp 14.666.666,67. Pada kurva S terdapat kenaikan sebesar 7,07% dari kondisi normal 100% menjadi 107,07%. Kata Kunci : Manajemen proyek, CPM, Jalur Kritis, Kurva S

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
      Divisions: Faculty of Economics > Management
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 26 Sep 2012 13:52
      Last Modified: 26 Sep 2012 13:52
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3823

      Actions (login required)

      View Item