ANALISA KELAYAKAN FINANSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN PERUMAHAN REGENCY TIPE CLUSTER DI BIAK, PAPUA

EKO , PRASETYO BASUKI (2012) ANALISA KELAYAKAN FINANSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN PERUMAHAN REGENCY TIPE CLUSTER DI BIAK, PAPUA. Undergraduate thesis, Faculty of Civil Engineering And Planning.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (126Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (289Kb)

      Abstract

      ANALISA KELAYAKAN FINANSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN PERUMAHAN REGENCY TIPE CLUSTER DI BIAK, PAPUA EKO PRASETYO BASUKI 0853010062 ABSTRAK Rumah merupakan suatu kebutuhan dasar manusia selain sandang dan pangan. Dalam perkembangannya ternyata rumah juga merupakan alternatif investasi yang menarik dengan harapan capital gain yang akan diterima di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui tentang kelayakan (feasible) ekonomi terhadap pengembangan perumahan regency tipe cluster di Biak, Papua. Dari hasil analisa dan perhitungan harga jual rumah pada perumahan regency tipe cluster di Biak dengan pengambilan profit 60% dari harga pokok rumah dengan tingkat inflasi 10% tiap tahunnya, dapat diketahui harga penjualan rumah pada tahun 2013 tipe 67/85 = Rp. 187,093,427.00, tahun 2014 = Rp. 210,468,073.00, tahun 2015 = 243,369,335.00, tahun 2016 = 292,575,710.00, tipe 70/88 tahun 2013 = Rp. 194,793,845.00, tahun 2014 = Rp. 219,103,190.20, tahun 2015 = Rp. 253,286,356.40, tahun 2016 = Rp. 304,362,179.00, tipe 72/90 tahun 2013 = Rp. 199,927,457.00, tahun 2014 = Rp. 224,859,935.00, tahun 2015 = Rp. 259,897,704.00, tahun 2016 = Rp. 312,219,825.00, tipe 75/92 tahun 2013 = Rp. 207,128,915.00, tahun 2014 = 232,891,309.80, tahun 2015 = Rp. 269,011,144.60, tahun 2016 = Rp. 322,829,774.00. Proyek ini dapat dikatakan layak karena dalam analisa arus kas developer mengalami break event point pada 1,84 tahun atau sekitar 1 tahun 9 bulan dan mengalami balik modal pada 4,66 tahun atau sekitar 4 tahun 7 bulan. Ini menandakan bahwa nilai pemasukan lebih besar daripada nilai pengeluaran dari developer. Dengan kata lain sebelum 5 tahun proyek pengembangan perumahan regency ini sudah mengalami keuntungan. Dari sisi nilai KPR proyek ini juga dikatakan layak karena 50% dari pendapatan per kapita masyarakat di Biak dapat memenuhi angsuran dengan suku bunga KPR yang mencapai 11,25% dalam jangka waktu selama 15 tahun dan tiap 2 tahunnya akan mengalami inflasi 10% dengan ketentuan compound amount factor. Ini menunjukkan bahwa proyek pengembangan perumahan regency tipe cluster di Biak layak secara pendapatan masyarakatnya. Kata Kunci : Rumah, break event point, harga jual rumah, KPR.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TH Building construction > TH845 Architectural engineering. Structural engineering of buildings
      Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 01 Oct 2012 10:26
      Last Modified: 01 Oct 2012 10:27
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3860

      Actions (login required)

      View Item