STUDI PEMODELAN TRANSPORTASI DI RUAS JALAN NGINDEN AKIBAT JALAN MERR II-C ( SEGMEN KEDUNG BARUK – SEMOLOWARU ) SURABAYA

FERIANTO, . (2012) STUDI PEMODELAN TRANSPORTASI DI RUAS JALAN NGINDEN AKIBAT JALAN MERR II-C ( SEGMEN KEDUNG BARUK – SEMOLOWARU ) SURABAYA. Undergraduate thesis, Faculty of Civil Engineering And Planning.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (165Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (1132Kb)

      Abstract

      STUDI PEMODELAN TRANSPORTASI DI RUAS JALAN NGINDEN AKIBAT JALAN MERR II-C ( SEGMEN KEDUNG BARUK – SEMOLOWARU ) SURABAYA FERIANTO 0553310098 ABSTRAK Berbagai pemberdayaan atau pembangunan sarana dan prasarana dalam bidang transportasi terus diupayakan dan ditingkatkan untuk menangani permasalahan transportasi kemacetan, tundaan, polusi udara dan suara salah satunya adalah pembangunan prasarana transportasi berupa jalan dan jembatan Middle East Ring Road (MERR) II-C sepanjang 6,45 km. Pembangunan jalan MERR II-C khususnya segmen Kedung Baruk - Semolowaru yang terhubung dengan MERR II-A dan B dimaksudkan agar arus lalu lintas dari jalan Kedung Baruk menuju pusat kota yang selama ini menumpuk di jalan Nginden khususnya saat jam puncak (peak hour) akan dapat terurai, selain itu juga akan menjadi jalan akses utama dari Bandara Juanda menuju Jembatan Nasional Suramadu. Dalam tugas akhir ini akan dibahas studi pemodelan transportasi pada jalan raya Nginden akibat adanya jalan MERR II-C segmen jalan Kedung Baruk - jalan Semolowaru. Data yang diperlukan untuk pemodelan ini adalah data primer yang diperoleh dari survei lapangan berupa traffic counting saat peak hour, sedangkan untuk data sekundernya diperoleh dari BPS Jawa Timur dan instansi terkait yang berupa peta layout wilayah studi, data jumlah penduduk, jumlah sekolah dan lain-lain. Data tersebut akan dianalisa untuk mendapatkan trip generation pada wilayah studi dengan menggunakan metode regresi linier dan selanjutnya dilakukan analisa trip distribution dengan menggunakan model gravity tanpa-batasan atau model UCGR (Unconstrained Gravity). Dari hasil analisa yang dilakukan didapatkan jumlah bangkitan perjalanan di jalan Nginden pada kondisi existing (tahun 2011) sebesar 2633 smp/jam, dan tarikan perjalanan sebesar 2606 smp/jam. Sedangkan jumlah bangkitan perjalanan di jalan Nginden pada umur rencana (tahun 2016) sebesar 3403 smp/jam, dan tarikan perjalanan sebesar 3347 smp/jam. Sebaran perjalanan kendaraan yang berasal dari jalan Nginden pada kondisi existing yang terbesar bergerak menuju Panjang Jiwo yaitu 1063 smp/jam, sedangkan yang akan menuju Nginden volume terbesar juga berasal dari Panjang Jiwo yaitu sebesar 1180 smp/jam. Pada umur rencana yaitu tahun 2016 akibat jalan MERR II-C pembebanan volume kendaraan yang berasal dari Panjang Jiwo berkurang 16,95% dari 4471 smp/jam menjadi 3713 smp/jam. Kata kunci: pemodelan transportasi, trip generation, trip distribution

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TF Railroad engineering and operation
      Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 01 Oct 2012 11:32
      Last Modified: 01 Oct 2012 11:33
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3862

      Actions (login required)

      View Item