ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN CAMPURAN ASPAL BETON DITINJAU DARI ASPEK PROPERTIS MARSHALL

RONA , ARINING RUBITYA AGUSTIKA (2012) ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN CAMPURAN ASPAL BETON DITINJAU DARI ASPEK PROPERTIS MARSHALL. Undergraduate thesis, Faculty of Civil Engineering And Planning.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab I)
Download (70Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab II - Daftar Pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (365Kb)

      Abstract

      ABSTRAK ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN CAMPURAN ASPAL BETON DITINJAU DARI ASPEK PROPERTIS MARSHALL Oleh : RONA ARINING RUBITYA AGUSTIKA Npm : 0853010084 Pada tahun 1999 Departemen Permukiman dan Pengembangan Wilayah mengeluarkan spesifikasi baru tentang Pedoman Perencanaan Campuran Beraspal Panas dengan Pendekatan Mutlak. Salah satu spesifikasi baru yang dikeluarkan adalah asphalt concrete – wearing course (AC – WC) sebagai lapis aus kedua dalam lapisan jenis aspal beton merupakan lapisan yang paling atas dalam perkerasan lentur. Pada campuran AC – WC yang biasanya menggunakan filler abu batu dalam penelitian ini akan dicampur dengan menggunakan filler semen portland. Semen portland yang digunakan adalah semen Portland tipe-I yang biasa digunakan sebagai bahan campuran pada konstruksi beton dan banyak dijumpai di pasaran. Karakteristik Marshall ditentukan oleh proses pemadatannya. Proses pengujian Marshall untuk mencari karakteristik Marshall menggunakan sampel utuh sesuai prosedur. Selanjutnya dilihat perbedaan distribusi void dan orientasi agregat pada sampel utuh. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5%, 5,5%, 6% dan 6,5% terhadap total berat agregat. Karakteristik Marshall yang dicari adalah VIM, VFWA, stabilitas, flow dan Marshall Quotient (MQ) pada sampel utuh diperoleh dari hasil Marshall Test. Distribusi void dan orientasi agregat ditinjau berdasarkan sampel utuh. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebagai berikut : 1. VIM dengan kadar aspal 4,5% = 4,1%, 5% = 3,2%, 5,5% = 4,7%, 6% = 3,8%, 6,5% = 3,4%. 2. VFMA dengan kadar aspal 4,5% = 49,84%, 5% = 59,90%, 5,5% = 69,12%, 6% = 75,79%, 6,5% = 79,24%. 3. Stabilitas dengan kadar aspal 4,5% = 1829,59 kg, 5% = 1893,21 kg, 5,5% = 1927,10 kg, 6% = 1958,92 kg, 6,5% = 1811,76 kg. 4. Flow dengan kadar aspal 4,5% = 3,1 mm, 5% = 3,33 mm, 5,5% = 3,38 mm, 6% = 3,48 mm, 6,5% = 3,53 mm. 5. MQ dengan kadar aspal 4,5% = 590,85 kg/mm, 5% = 576,27 kg/mm, 5,5% = 575,22 kg/mm, 6% = 569,73 kg/mm, 6,5% = 516,10kg/mm Kata kunci : AC- WC (Asphalt Concrete – Wearing Course), Distibusi Void, Karakteristik Marshall, Orientasi Agregat

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
      T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
      Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering
      Depositing User: Users 6 not found.
      Date Deposited: 04 Oct 2012 10:36
      Last Modified: 04 Oct 2012 10:36
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/3878

      Actions (login required)

      View Item