PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI LIMBAH BLOTONG PABRIK GULA DENGAN PROSES KARBONISASI

ANDY, CHRISTIAN (2012) PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI LIMBAH BLOTONG PABRIK GULA DENGAN PROSES KARBONISASI. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (377Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (837Kb)

      Abstract

      Krisis energi di Indonesia akhir – akhir ini disebabkan oleh semakin meningkatnya kebutuhan manusia akan penggunaan bahan bakar minyak, sedangkan persediaan minyak atau gas bumi sangat terbatas dan tidak dapat diperbaharui. Terbatasnya persediaan minyak mengakibatkan kenaikan harga BBM. di tambah lagi kecenderungan kenaikan harga BBM yang selalu diiringi dengan meningkatnya harga bahan pokok lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sumber daya alternatif lain. Pendekatan yang memungkinkan dengan melakukan penelitian untuk mendapatkan bahan bakar yang murah dan dapat diperbaharui, yaitu pembuatan briket arang dengan memanfaatkan bahan baku limbah blotong pabrik gula. Blotong merupakan limbah yang bermasalah bagi pabrik gula dan masyarakat karena blotong yang basah menimbulkan bau busuk. Oleh karena itu apabila blotong dapat dimanfaatkan akan mengurangi pencemaran lingkungan terutama bagi masyarakat yang ada di sekitar pabrik gula. Penelitian ini bertujuan mendapatkan nilai kalori yang relatif tinggi dari briket arang dapat dibuat dari berbagai macam bahan yang mengandung karbon salah satu contohnya adalah limbah blotong pabrik gula. Limbah blotong pabrik gula mengalami proses karbonisasi untuk diubah menjadi bentuk arang kemudian dilakukan penambahan bahan perekat molasses dan dicetak menjadi briket arang. Limbah blotong pabrik gula dengan kondisi basah, kemudian keringkan setelah itu dilakukan proses karbonisasi dengan berat blotong kering sebesar 300 Kg dengan suhu 200 0C, 250 0C, 300 0C, 350 0C dan 400 0C dan dengan waktu 20 menit, 40 menit, 60 menit, 80 menit, 80 menit, 100 menit. Kemudian arang yang terbentuk ditumbuk dan diayak untuk menyeragamkan ukuran (40 mesh) dicampurkan perekat, inisiator dan dicetak, briket arang yang masih basah dikeringkan dengan oven bersuhu 100oC selama 1 jam. Selanjutnya, briket di analisa nilai kalor, kadar karbon, kadar abu, volatile matter, dan titik tekan Nilai kalor tertinggi yang dihasilkan dari limbah blotong pabrik gula pada komposisi suhu 400oC dengan waktu 100 menit yaitu sebesar 6224 kal / kg. Kadar karbon tertinggi dihasilkan pada komposisi suhu 400oC dengan waktu 100 menit yaitu sebesar 85,46 %. Kadar abu terendah dihasilkan pada komposisi suhu 200oC dengan waktu 20 menit yaitu sebesar 4,68 %. Volatile Matter terendah dihasilkan pada komposisi suhu 400oC dengan waktu 100 menit yaitu sebesar 9,64 %. Sedangkan nilai titik tekan tertinggi dihasilkan pada komposisi suhu 400oC dengan waktu 100 menit yaitu sebesar 1528 g / cm2.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 15 Apr 2013 09:46
      Last Modified: 15 Apr 2013 09:46
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4066

      Actions (login required)

      View Item