LOAD BALANCING MENGGUNAKAN PCC (PER CONNECTION CLASSIFIER) PADA IPv4 DAN TUNNELING DENGAN METODE 6TO4 SERTA DUAL STACK

WIDI , ARY CAHYO PUTRO (2012) LOAD BALANCING MENGGUNAKAN PCC (PER CONNECTION CLASSIFIER) PADA IPv4 DAN TUNNELING DENGAN METODE 6TO4 SERTA DUAL STACK. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Teknology.

[img]
Preview
PDF (COVER - BAB I)
Download (468Kb) | Preview
    [img] PDF (BAB II - DAFTAR PUSTAKA)
    Restricted to Repository staff only

    Download (11Mb)

      Abstract

      Kemajuan dan perkembangan teknologi komunikasi data yang semakin cepat. menjadikan kebutuhan akan teknologi komunikasi data sangat penting dengan menggunakan dua internet service provider atau lebih dapat dijadikan solusi untuk memenuhi kebutuhan internet. Load balancing merupakan salah satu teknik routing yang dapat memanfaatkan beberapa ISP untuk dapat digunakan secara bersamaan. Akan tetapi, ada berbagai metode pula yang dapat digunakan, salah satunya adalah metode PCC. Sedangkan untuk client yang menggunakan IPv6 dapat menggunakan metode tunneling 6to4 sebagai serta dual stack sebagai gateway. Per Connection Clasifier (PCC) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan pada load balancing, dengan PCC dapat digunakan untuk mengelompokan trafik koneksi yang melalui router menjadi beberapa kelompok. Sehingga router akan mengingat jalur gateway yang dilewati diawal trafik koneksi dan pada paket-paket selanjutnya yang masih berkaitan dengan koneksi awalnya akan dilewatkan pada jalur gateway yang sama juga. IP tunnel merupakan jaringan komunikasi Protokol Internet antara dua jaringan komputer yang digunakan untuk transportasi menuju jaringan lain dengan mengkapsulkan paket. Dapat digunakan untuk membuat jaringan maya pribadi (Virtual Private Network) antara dua atau lebih jaringan pribadi melewati jaringan umum misalnya internet. Penggunaan umum lainya adalah untuk menghubungkan antara IPv6 dan IPv4 internet. Dari hasil implementasi dapat diketahui bahwa load balancing menggunakan metode PCC berjalan pada client IPv4 menggunakan ISP Astinet dengan internet speed 6 Mbps, dan ISP Lintas Arta dengan internet speed 1 Mbps. Sedangkan untuk IPv6 menggunakan metode tunneling didapatkan dari tunnel broker yang meminjamkan alamat prefix global. Dengan demikian user yang menggunakan IPv6 dapat tehubung ke jaringan internet yang berbasis IPv6.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76.6 Computer programming
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Informatics Engineering
      Depositing User: Kontho Hadi
      Date Deposited: 15 Apr 2013 14:17
      Last Modified: 15 Apr 2013 14:17
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4148

      Actions (login required)

      View Item