ADSORBEN SULFUR PIMIT-B1 SEBUAH PENGEMBANGAN PRODUK HASIL KERJASAMA ANTARA INDUSTRI DAN PERGURUAN TINGGI

Lili , Djadjuli and Subagjo, - and Susanto Tirto, Prodjo and Edy Hari , Prasetyo (2012) ADSORBEN SULFUR PIMIT-B1 SEBUAH PENGEMBANGAN PRODUK HASIL KERJASAMA ANTARA INDUSTRI DAN PERGURUAN TINGGI. In: Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono IX "Pengelolaan Sumber Daya Alam Ramah Lingkungan Berbasis Efisiensi Energi, 21 Juni 2012, Surabaya.

[img]
Preview
PDF
Download (1342Kb) | Preview

    Abstract

    Semua pabrik pupuk urea di Indonesia menggunakan gas bumi sebagai bahan baku. Gas bumi mengandung senyawa sulfur, terutama H2S dengan tingkat kandungan yang berbeda-beda tergantung pada lokasi sumur dan daerahnya. Sebelum diumpankan, gas bumi terlebih dahulu harus dibersihkan dari senyawa sulfur, karena senyawa sulfur merupakan racun katalis pada proses produksi ammonia. Di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), penyingkiran senyawa sulfur dilakukan dengan cara adsorpsi menggunakan adsorben Physichem (Sponge Iron) yang diimpor dengan harga yang cukup tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan adsorben desulfurisasi gas bumi dan mengantisipasi pasokan gas bumi dengan kandungan H2S yang tinggi (mencapai ± 300 ppm), PIM bekerjasama dengan Perguruan Tinggi yaitu Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) telah melakukan penelitian dengan tujuan mendapatkan resep dan teknologi proses yang handal untuk membuat adsorben desulfurisasi gas bumi dan mewujudkan unitproduksi adsorben tersebut. Penelitian yang dilakukan telah menghasilkan adsorben berbasis besi oksida, yang diberi nama PIMIT-B1, yang terbukti memiliki unjuk kerja yang tidak kalah dan bahkan lebih unggul dari adsorben impor. Adsorben PIMIT-B1 memiliki daya serap H2S lebih tinggi dari sponge iron yang selama ini dipakai di PIM. Hasil temuan resep dan teknologi proses pembuatan PIMIT-B1 telah memperoleh sertifikat Paten pada tanggal 16 Maret 2009 (Nomor Paten: ID P 0023009). Disamping itu, penelitian ini juga telah menghasilkan laporan tugas akhir 6 mahasiswa S1, 2 tesis mahasiswa S2 dan disertasi seorang mahasiswa S3. Saat ini telah diselesaikan pembangunan pabrik Adsorben Sulfur PIMIT-B1 dengan kapasitas 2 ton per hari. Pembangunan pabrik adsorben sulfur PIMIT-B1 dimulai Maret 2009 selama 7 bulan , dengan lingkup pekerjaan meliputi: Pengembangan Basic Design pabrik oleh ITB, untuk Detail Engineering, Procurement, Construction, Pre-commisioning, Commisioning dan Start Up dikerjakan oleh PT Tracon Industri, PT Imako Engineering bersama PIM. Kata Kunci: adsorben sulfur, pasokan, PIMIT-B1, Physichem, senyawa sulfur,

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
    Divisions: Conference/Seminar > Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono IX
    Depositing User: Users 2 not found.
    Date Deposited: 20 Feb 2013 10:03
    Last Modified: 20 Feb 2013 10:04
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4155

    Actions (login required)

    View Item