PENGURANGAN KADAR H2S DARI BIOGAS PADA PEMANFAATAN SLUDGE DARI HASIL PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT DENGAN METODE ADSORPSIMENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF

Mustafa, - and Alwathan, - and Ramli , Thahir (2012) PENGURANGAN KADAR H2S DARI BIOGAS PADA PEMANFAATAN SLUDGE DARI HASIL PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT DENGAN METODE ADSORPSIMENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF. In: Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono IX "Pengelolaan Sumber Daya Alam Ramah Lingkungan Berbasis Efisiensi Energi, 21 Juni 2012, Surabaya.

[img]
Preview
PDF
Download (1581Kb) | Preview

    Abstract

    Air limbah rumah sakit, khususnya yang infeksius banyak yang belum dikelola dengan baik. Sebagian besar pengelolaan limbah infeksius disamakan dengan limbah medis non infeksius. Selain itu, kerap bercampur antara limbah medis dan non medis. Limbah medis memerlukan pengelolaan khusus yang berbeda dengan limbah non medis. Kebanyakan limbah infeksius di buang ke septic tank yang dapat menyebabkan pencemaran khususnya pada air tanah yang banyak digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, maka rumah sakit perlu memiliki pengolahan limbah yang baik. Untuk itu, dari hasil pengolahan limbah rumah sakit tersebut maka di ambil sludgenya untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku biogas. Biogas adalah salah satu energi alternatif yang dapat dikembangkan, mengingat bahan bakunya cukup tersedia dan terbaharukan untuk dapat dijadikan bahan bakar alternative. Biogas sebelum digunakan dimurnikan terlebih dahulu dari kandungan asam sufida (H2S) meskipun jumlahnya kecil namun menimbulkan kerugian karena menimbulkan korosi pada logam atau apabila dibakar akan membentuk SO2 atau SO3 yang dikenal dengan SOx yang menyebabkan terjadinya hujan asam. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari waktu jenuh adsorben dalam menjerap H-S, mengetahui kemampuan adsorben karbon aktif dalam menjerap dan mencari konstanta persamaan adsorpsi isotherm Freundlich pada variasi ukuran karbon aktif untuk digunakan dalam menghitung waktu tinggal adsorpsi. Bahan yang digunakan adalah sludge dari hasil pengolahan air limbah rumah sakit. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu mengukur kandungan H2S dalam biogas sebelum melalui ke tiga adsorber ukuran tinggi kolom 70 cm, diameter A inch, tinggi isian 64 cm bahan isian karbon aktif dengan ukuran 4, 7, 10, 12, 14 mesh kecepatan biogas 0,5 lit./menit diperoleh hasil karbon aktif paling cepat mengalami kejenuhan ukuran 4 mesh yaitu 60 menit, H2S yang terjerap 202,42 mg dari effisiensi kejenuhan 9,76% sedangkan waktu jenuh paling lama 90 menit ukuran karbon aktif 14 mesh H2S yang terjerap 368,65mg effisiensi kejenuhan 9,79%. Karbon aktif yang optimal digunakan yaitu 12 mesh waktu jenuh 80 menit, effisiensi kenuhahan 9,82% dengan waktu tinggal 127,927 detik sedangkan waktu tinggal paling singkat terjadi pada ukuran adsorben 4 mesh, yaitu waktu tinggal 73,855 detik. Kata Kunci: air limbah, biogas, adsorpsi, asam sulfida, karbon aktif 1.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
    Divisions: Conference/Seminar > Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono IX
    Depositing User: Users 2 not found.
    Date Deposited: 20 Feb 2013 13:24
    Last Modified: 20 Feb 2013 13:25
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4175

    Actions (login required)

    View Item