PEMETAAN PENGARUH TATA GUNA LAHAN TERHADAP KEPADATAN VOLUME KENDARAAN PADA RUAS JALAN KENJERAN – JALAN KEDUNG COWEK SEBAGAI AKSES MENUJU JEMBATAN SURAMADU DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

FATHUR RIZQY , DZULQARNAEN (2012) PEMETAAN PENGARUH TATA GUNA LAHAN TERHADAP KEPADATAN VOLUME KENDARAAN PADA RUAS JALAN KENJERAN – JALAN KEDUNG COWEK SEBAGAI AKSES MENUJU JEMBATAN SURAMADU DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Undergraduate thesis, Faculty of Civil Engineering and Planning.

[img]
Preview
PDF (COVER - BAB I)
Download (6Mb) | Preview
    [img] PDF (BAB II - DAFTAR PUSTAKA)
    Restricted to Repository staff only

    Download (7Mb)

      Abstract

      Kota Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur, memegang kunci penting laju industri dan perdagangan di wilayah sekitarnya. faktor tersebut yang mengakibatkan semakin tingginya arus mobilitas ke kawasan itu. Hal ini menimbulkan masalah – masalah baru yang berdampak panjang pada efektifitas transportasi, salah satu contohnya kepadatan lalu lintas yang terjadi di Jalan Kenjeran hingga Jalan Kedung Cowek Surabaya. Sebagai akses dari Jalan Kapasari menuju Jembatan Suramadu, jalan tersebut telah mengalami lonjakan volume kendaraan yang berpengaruh pada daya tampung jalan terutama pada jam-jam sibuk. Mengacu pada permasalahan tersebut di atas maka tujuan dari tugas akhir adalah untuk mengkaji pengaruh tata guna guna lahan terhadap kepadatan volume kendaraan pada ruas Jalan Kenjeran – Jalan Kedung Cowek. Lalu dapat menentukan nilai DS pada arus bebas Serta dapat memberikan informasi melalui peta tematik ruas jalan lokasi kemacetan di Jalan Kenjeran – Jalan Kedung Cowek dengan menggunakan Metode Sistem Informasi Geografis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan lahan terhadap kepadatan volume kendaraan di sepanjang Jalan Kenjeran hingga Jalan Kedung Cowek Surabaya yang pengerjaannya dibagi dalam 4 segmen. Dari ke empat segmen diketahui bahwa jumlah kendaraan terbesar terjadi di segmen II yaitu arus lalu-lintas dari arah Jalan Kapas Jaya ke Jalan Tunoworejo sebesar 4819,2 smp/jam waktu sore. Sedangkan untuk derajad kejenuhan, segmen II arus lalu-lintas dari arah Jalan Kapas Jaya ke Jalan Tunoworejo memiliki derajad kejenuhan paling tinggi yaitu 0,86 waktu sore. Dan segmen IV arus lalu-lintas dari arah Jalan Kedung Cowek ke Jalan Kalilom Lor memiliki derajad kejenuhan paling rendah yaitu 0,50 Waktu Pagi. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan pola penggunaan lahan di wilayah studi cenderung berbentuk linear mengikuti pola jaringan jalan, jadi dapat disimpulkan bahwa setiap penggunaan lahan di wilayah studi berpengaruh pada besarnya tingkat hambatan samping yang akan menimbulkan kepadatan volume kendaraan di sepanjang Jalan Kenjeran hingga Jalan Kedung Cowek Surabaya. Hal tersebut dapat dilihat dari ke empat segmen diketahui bahwa pemanfaatan lahan perdagangan dan industri terbesar terdapat pada segmen II meliputi Jalan Kapas Jaya – Jalan Tunoworejo dengan jumlah volume kendaraan sebesar 4819,2 smp/jam dan derajad kejenuhan paling tinggi terdapat pada segmen II sebesar 0,86. Kata kunci : Sistem Informasi Geografis, Tata Guna Lahan, Peta Tematik, Kapasitas dan Tingkat Pelayanan, Derajat Kejenuhan (DS)

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.212 Geographic information systems
      Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering
      Depositing User: Kontho Hadi
      Date Deposited: 20 Mar 2013 10:00
      Last Modified: 20 Mar 2013 10:00
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4227

      Actions (login required)

      View Item