GALERI BATIK “SERU ALAMI LULUT” DI SURABAYA

Rizki , Septia Maharani (2012) GALERI BATIK “SERU ALAMI LULUT” DI SURABAYA. Undergraduate thesis, Faculty of Civil Engineering and Planning.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (478Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (6Mb)

      Abstract

      Seni batik di Indonesia semakin tumbuh dan diminati oleh berbagai kalangan mulai dari yang muda sampai yang tua. Pada zaman dahulu memang batik hanya diperuntukkan untuk penghuni kerajaan dengan motif kuno. Saat ini pemakai batik di Indonesia menyebar luas tidak hanya penghuni kerajaan saja. Batik Indonesia sudah memiliki motif yang sangat banyak dari berbagai provinsi dan daerah serta tidak terlihat kuno seperti dulu. Batik khas Surabaya yang dimiliki oleh Ibu Lulut bermotif batik pesisir yang bahan utama pewarnanya dari daun dan batang pohon mangrove yang sudah jatuh. Fakta yang ada sekarang hanya tersedia rumah produksi yang minim fasilitas dan belum tersedia galeri batik sebagai galeri yang mempromosikan dan memperdagangkan batik mangrove. Galeri Batik Seru Alami Lulut ini akan memberikan fasilitas yang belum ada pada galeri-galeri di Surabaya. Adanya fasilitas yang menunjang di Galeri Batik Seru Alami Lulut ini seperti adanya ruang pamer, ruang membatik, dan ruang lainnya yang dapat membedakan galeri ini dengan galeri lainnya yang ada di kota Surabaya. Perletakan galeri yang berada di kawasan wisata yaitu kawasan wisata hutan mangrove dapat memberikan suasana yang berbeda karena adanya hubungan antara batik mangrove dengan lingkungannya. Adapun tema rancangan Galeri Batik Seru Alami Lulut ini adalah Nature of Art Lulut. Makna dari tema tersebut adalah mangrove itu Nature, dan Nature itu pantai jadi, batik mangrove yang dimiliki oleh ibu Lulut ini tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan pantai yang ditumbuhi oleh tumbuhan mangrove. Konsep bangunan pada galeri batik ini dari segi bentuk bangunan yang mengambil bentuk dari bangunan pesisir yang tidak banyak menggunakan variasi bentuk, lebih banyak penggunaan bentuk persegi dengan atap miring. Tetapi pada aplikasi bangunan galeri ini adanya penambahan bentuk lengkung, supaya bentuk bangunan tidak terlihaat kaku. Penggunaan massa banyak, dengan tatanan massa yang dapat menggabungkan kawasan wisata kedalam pemilihan view pada bangunan dan pada perletakan bangunan. Fasilitas yang ada mempengaruhi suasana kawasan wisata dan area bangunan, menyatukan suasana yang ada yaitu memberikan fasilitas dengan suasana santai missal ruang membatik yang terbuka sehingga menyatukan pengunjung dan pengrajin batik dengan lingkungan. Kata Kunci : Galeri, Mangrove, Batik.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
      Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 21 May 2013 08:55
      Last Modified: 21 May 2013 08:55
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4311

      Actions (login required)

      View Item