PABRIK GLISEROL DARI LIMBAH PABRIK BIODIESEL DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI

ANDI , TRIAS P. (2012) PABRIK GLISEROL DARI LIMBAH PABRIK BIODIESEL DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (343Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (877Kb)

      Abstract

      Gliserol terdapat dalam bentuk lemak hewan dan tumbuhan serta bermacam-macam minyak. Gliserol dapat digunakan sebagai bahan pembuatan alkyl resin, ester gum, obat-obatan dan farmasi, kosmetik, wangi-wangian, bahan pembuatan sabun, bahan peledak, sebagai bahan plastiliser, sebagai solven dan pembuatan gula-gula dan ice cream, sebagai minyak pelumas, dan sebagainya. Tujuan dari Pra Rancangan Pabrik Gliserol dari Hasil Samping Pabrik Biodiesel adalah untuk memanfaatkan hasil samping pabrik biodiesel, sehingga menghasilkan produk yang lebih bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan perindustrian akan gliserol dan menambah lapangan kerja di dunia industri, secara khusus industri kimia. Proses produksi gliserol ini adalah: produk samping dari pabrik biodiesel ditampung di Tangki Penampungan bahan baku pada temperatur kamar, kemudian dipompa ke dalam Reaktor untuk direaksikan dengan NaOH 10% pada kondisi operasi 30 oC dan tekanan 1 atm. Dari reaksi yang terjadi dalam reaktor, produk yang terbentuk dan produk lainnya kemudian diumpan masuk ke Rotary Drum Vacuum Filter. Larutan yang didapatkan kemudian di pompa ke Tangki Netralisasi untuk menghilangkan NaOH yang sisa dengan cara menambahkan CH3COOH 30% pada kondisi operasi temperatur 30 oC dan tekanan 1 atm. Dari Tangki Netralisasi, larutan yang sudah dinetralkan kemudian dimasukkan ke dalam Rotary Drum Vakum Filter untuk memisahkan sabun yang terbentuk dari larutan. Larutan yang dihasilkan kemudian dipompakan ke Dekanter untuk memisahkan Methanol dan Gliserol dari larutan lainnya. Kemudian, hasil Methanol dan Gliserol dari Dekanter dimasukkan ke dalam Menara Distilasi untuk menguapkan metanol dan airnya. Menara distilasi beroperasi pada tekanan 1 atm dan temperatur 94 oC, sehingga produk pada bottom distilasi adalah gliserol dengan tingkat kemurnian hampir mencapai 98%. Pabrik ini direncanakan beroperasi secara kontinyu 24 jam/hari selama 330 hari/tahun, dengan kapasitas produksi sebesar 20.000 ton/tahun. Bahan baku yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas tersebut adalah sebesar 30.303,030 kg/hari. Kebutuhan air yang digunakan pada pabrik ini diperoleh dari air sungai yang telah diolah terlebih dahulu pada unit Utilitas, sehingga dapat digunakan sebagai air sanitasi, air pendingin, air proses dan air umpan boiler. Total kebutuhan air pada pabrik gliserol ini sebesar 146.948,227 kg/jam. Bentuk perusahaan yang akan diterapkan adalah Perseroan Terbatas (PT) dan menggunakan sistem organisasi garis dan staf. Dari hasil perhitungan analisa ekonomi didapatkan hasil BEP sebesar 41,09% dan IRR sebesar 39,87%. Dengan melihat berbagai pertimbangan dan data analisa ekonomi di atas, maka pendirian pabrik Gliserol ditempatkan di daerah Industri Driyorejo, Gresik.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 21 May 2013 08:50
      Last Modified: 21 May 2013 08:51
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4330

      Actions (login required)

      View Item