PERENCANAAN INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN- KOMPONEN MESIN VERTICAL DRYER. DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE DI PT.PLATINUM CERAMIC INDUSTRI

ARIF , NUR ROHMAN (2012) PERENCANAAN INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN- KOMPONEN MESIN VERTICAL DRYER. DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE DI PT.PLATINUM CERAMIC INDUSTRI. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF (COVER - BAB I)
Download (5Mb) | Preview
    [img] PDF (BAB II - DAFTAR PUSTAKA)
    Restricted to Repository staff only

    Download (5Mb)

      Abstract

      Tingkat keandalan suatu mesin dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya yang terpentig adalah kegiatan perawatan yang optimal. Dengan menerapkan kegiatan perawatan yang tepat pada mesin, maka resiko terjadinya downtime produksi akibat kerusakan mesin akan dapat diminimalisir. PT.PLATINUM CERAMIC INDUSTRI (PT. PCI) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi pembuatan produk ubin keramik untuk lantai, dinding dan dekorasi. Salah satu mesin yang digunakan PT. PCI adalah Mesin Vertikal Dryer yaitu mesin yang digunakan untuk menurunkan kadar air ubin mentah yang baru keluar dari Mesin Press Hidrolik. Salah satu permasalahan di PT PCI yang berhubungan dengan mesin adalah tingginya tingkat korektif pada mesin Vertical Dryer hingga sering menimbulkan downtime pada saat proses produksi sedang berlangsung Dengan adanya permasalahan tersebut di atas, pihak perusahaan bertujuan untuk membuat perencanaan interval perawatan yang optimal pada mesin Vertical Dryer agar kemungkinan terjadinya kerusakan dapat ditekan seminimal mungkin. Sehingga dapat menjaga kelancaran proses produksi yang juga ditinjau dari aspek ekonomis. Untuk itu digunakan metode Realibility Centered Maintenance (RCM). RCM merupakan serangkaian proses yang digunakan untuk menentukan apa yang harus dilakukan agar aset-aset fisik dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya. Metode ini digunakan untuk menentukan interval perawatan berdasarkan RCM Decision Worksheet sesuai dengan fungsi dan sistem dari mesin Vertical Dryer dan FMEA digunakan untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan serta efek yang ditimbulkan dari kegagalan tersebut. Hasil penelitian didapatkan interval perawatan pada komponen-komponen mesin Vertical Dryer yang memiliki tingkat kegagalan potensial diantaranya adalah; Reducer dengan interval waktu perawatan 898,5 jam, Motor Break dengan interval waktu perawatan 1.213,8 jam, Row Spindle dengan interval waktu perawatan 537,6 jam, Rantai dengan interval waktu perawatan 390,9 jam, Van Belt dengan interval waktu perawatan 434,1 jam, Valve Hidrolic dengan interval waktu perawatan 801,9 jam, Roll dengan interval waktu perawatan 426,3 jam dan Rantai dengan interval waktu perawatan 429,3 jam. Total biaya perawatan berdasarkan pada interval perawatan pada mesin Vertical Dryer adalah Rp 5.012.532,- dengan Reliability adalah 4 tahun, sedangkan total biaya perawatan awal pada perusahaan adalah Rp 6.882.518,- dengan Reliability adalah 4 tahun. Efisiensi biaya perawatan sesuai pada biaya perawatan awal dengan biaya perawatan usulan adalah 27,15%. Kata kunci: downtime, interval perawatan, Reliability Centered Maintenance (RCM), Potensial, Efisiensi, Identifikasi

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS192 Plant maintenance
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
      Depositing User: Kontho Hadi
      Date Deposited: 21 May 2013 08:46
      Last Modified: 21 May 2013 08:47
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4337

      Actions (login required)

      View Item