PERSEPSI PEREMPUAN SURABAYA TERHADAP ORANG YANG MEMAKAI BUSANA MUSLIM ( STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF TENTANG PERSEPSI PEREMPUAN SURABAYA TERHADAP ORANG YANG MEMAKAI BUSANA MUSLIM )

Sarashati , Hutami Putri, (2010) PERSEPSI PEREMPUAN SURABAYA TERHADAP ORANG YANG MEMAKAI BUSANA MUSLIM ( STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF TENTANG PERSEPSI PEREMPUAN SURABAYA TERHADAP ORANG YANG MEMAKAI BUSANA MUSLIM ). Undergraduate thesis, UPN 'Veteran" JATIM.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (536Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (149Kb)

      Abstract

      Penelitian ini didasarkan pada maraknya fenomena penggunaan kerudung dengan busana yang tidak sesuai dengan kaidah Islam dan juga didasarkan pada beberapa masyarakat yang menggunakan kerudung pada waktu – waktu tertentu saja. Seperti yang banyak terjadi di kalangan pelajar SMP dan SMU yang menggunakan kerudung dan pakaian berlengan panjang dan rok panjang pada waktu datang ke sekolah saja, sedangkan pada waktu – waktu di luar jam sekolah, mereka sudah tidak menggunakan kerudung dan busana panjang mereka. Di kalangan mahasiswi juga terjadi fenomena penggunaan kerudung dengan busana yang cenderung ketat, sehingga masih dapat memperlihatkan lekuk tubuh mereka. Fenomena tentang penggunaan kerudung dan busana muslim juga terjadi di kalangan selebritis yang pada masa pernikahan menggunakan kerudung dan busana muslim, tetapi setelah bercerai merka melepas kerudungnya dan menggantikan busana muslimnya dengan busana yang terbuka dan cenderung sexy. Persepsi adalah inti dari komunikasi. Dan persepsi juga dapat diartikan sebagai pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan – hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi adalah pemberian makna kepada stimulus indawi ( sensori stimuli ),. Hubungan sensasi dan persepsi sudah jelas. Sensasi adalah bagian dari persepsi, walaupun begitu menafsirkan makna informasi indrawi tidak hanya melibatkan sensasi, tetapi juga atensi, ekspektasi, motivasi, dan juga memori. Cara pandang pada penelitian ini akan menentukan bagaimana sebenarnya persepsi masyarakat Surabaya terhadap busana muslim. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori atribusi, yaitu penyimpulan motif, makna, dan karakteristik orang lain dengan melihat perilakunya yang tampak.Teori ini dikemukakan untuk mengembangkan penjelasan bagaimana cara kita menilai seseorang yang berlainan, dan tergantung pada makna, apa yang kita kaitkan pada perilaku tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena sedalam – dalamnya melalui pengumpulan data sedalam – dalamnya. Dan jika data yang dikumpulkan sudah mendalam,dan dapat menjelaskan fenomena yang diteliti, maka tidak perlu mencari sampling lainnya. Yang lebih ditekankan dalam penelitian ini adalah persoalan kedalaman ( kualitas ) data, bukannya banyaknya ( kuantitas ) data. Dari hasil analisi penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat Surabaya mempersepsikan busana muslim sebagai bentuk identitas bagi para wanita yang beragama muslim dan yang lebih taat beribadah. Keyword : persepsi, busana muslim

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 01 Mar 2011 14:55
      Last Modified: 01 Mar 2011 14:56
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/452

      Actions (login required)

      View Item