ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMPE DI KELURAHAN MEDOKAN AYU KOTA SURABAYA

Moch., Rizal Januardie (2012) ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMPE DI KELURAHAN MEDOKAN AYU KOTA SURABAYA. Undergraduate thesis, UPN "veteran" Jawa Timur.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1165Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (911Kb)

      Abstract

      Pembangunan agroindustri khususnya yang berlokasi dipedesaan berarti menempatkan kebijaksanaan pertanian pada posisi yang sebenarnya dengan berlandaskan pada tersedianya sumber daya yang ada. Manfaat ekonomi dari kegiatan industri dapat meningkatkan kesempatan kerja di pedesaan, meningkatkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan petani, meningkatkan mutu dari hasil pertanian yang ada pada gilirannya nanti dapat memenuhi syarat untuk memasuki pasar luar negeri atau dapat menghemat devisa negara bahkan yang lebih penting sebenarnya adalah keterkaitan antara sektor pertanian, sektor industri perdagangan dan sektor lainnya dalam perekonomian. Pada tahap – tahap pembangunan mendatang sektor pertanian sebagai sektor pendukung diharapkan akan memainkan peranan yang penting dalam pertumbuhan perekonomian nasional. Akhir – akhir ini perhatian terhadap tanaman kedelai cukup meningkat, baik dari pemerintah maupun masyarakat, sejak minyak bumi mulai pudar kedudukannya sebagai primadona bahan ekspor, orang mulai menyadari bahwa tanaman kedelai dapat diandalkan sebagai salah satu sumber untuk meningkatkan pendapatan pengolahan dan petani kedelai. Salah satu produk kedelai yang bernilai tinggi adalah tempe. Tempe banyak digemari konsumen, baik sebagai pelengkap makanan sehari – hari atau sebagai makanan ringan. Memasuki area industrialisasi yang didukung dengan sistem pertanian yang tangguh, maka sektor pertanian harus menjadi soko guru bagi perekonomian nasional. Dengan demikian pengembangan agroindustri terhadap usaha tani kedelai merupakan upaya untuk menyeimbangkan perekonomian pusat yang berciri industri dengan daerah yang berciri pertanian rakyat. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi karakteristik pengusaha/ Agroindustri tempe di UMKM “Medokan Jaya”. (2) Untuk menganalisis nilai tambah pada Agroindustri tempe di UMKM “Medokan Jaya”. (3) Untuk menganalisis kelayakan usaha pada Agroindustri tempe di UMKM “Medokan Jaya”. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah: (1) Analisa diskriptif, digunakan untuk menjawab bagaimana karakteristik pengusaha agroindustri tempe. Analisis diskriptif ini juga untuk melihat ketersediaan modal, bahan baku (kedelai), harga dan pemasaran serta peluang pasar. (2) Untuk mengetahui hasil dan tujuan kedua yaitu menggunakan analisis Incremental R/C Rasio dan nilai tambah untuk mengetahui bagaimana keuntungan dalam menghasilkan agroindustri tempe, analisis ini adalah penambahan antara hasil yang diperoleh ( keuntungan) dari bahan baku kedelai menjadi tempe dengan biaya yang dilakukan. Sedangkan analisa kuantitatif yang digunakan meliputi : (a) Analisis Nilai Tambah, (b) Analisis Keuntungan Pengolah, (c) Analisis Penyerapan Tenaga Kerja, (d) Analisis Imbalan Kerja. (e) Analisis Rasio Keuntungan Pengolah, (f) Analisis Kelayakan Pendapatan. Hasil dari penelitian yang saya lakukan untuk menjawab tujuan ke 1 (satu), ke 2 (Dua) dan ke 3 (Tiga) yaitu : (1) karakteristik Agroindustri tempe ditinjau dari proses produksi pada umumnya telah menggunakan alat pemecah kulit kedelai dengan cara manual bukan memakai mesin. Dari sesi permodalan Agroindustri tempe tersebut telah memiliki modal sendiri, walaupun jika diberi kesempatan pinjam akan menambah modal usaha. Dari sistem pemasaran tempe, masih bervariasi karena terdapat bentuk dan kemasan yang berbeda. (2) Pengolahan kacang kedelai menjadi tempe yang dilakukan perusahaan tempe di Kelurahan Medokan Ayu selama 7 kali proses produksi memberikan nilai tambah sebesar Rp 3.493.000,- dengan rasio nilai tambah sebesar 41,5 %. Dengan nilai tambah yang diperoleh, maka pihak pengolah mendapatkan keuntungan cukup besar sedangkan tenaga kerja memperoleh upah yang layak. (3) Dilihat dari analisis studi kelayakan diperoleh nilai R/C sebesar 1,3 dengan kriteria ini, Agroindustri tempe di Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya dinyatakan layak untuk dapat dikembangkan.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9000 Agricultural Industries
      Divisions: Faculty of Agriculture > Agribusiness
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 26 Mar 2014 14:10
      Last Modified: 26 Mar 2014 14:10
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/4972

      Actions (login required)

      View Item