ANALISIS RESEPSI PENGGUNA HUKUM TERHADAP CITRA KEPOLISIAN MENGENAI KASUS SUAP PASCA PEMBERITAAN MARKUS OLEH MANTAN KABARESKRIM SUSNO DUADJI DI MEDIA TELEVISI

EVIAN , NUR UTAMI. (2010) ANALISIS RESEPSI PENGGUNA HUKUM TERHADAP CITRA KEPOLISIAN MENGENAI KASUS SUAP PASCA PEMBERITAAN MARKUS OLEH MANTAN KABARESKRIM SUSNO DUADJI DI MEDIA TELEVISI. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (87Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (164Kb)

      Abstract

      Penelitian ini didasarkan pada fenomena yang terjadi pada citra yang dimiliki oleh kepolisian. Citra merupakan suatu hal yang mendasar yang harus dimiliki oleh suatu institusi atau organisasi, untuk mendapatkan perhatian dan kepercayaan dari publik atau khalayaknya. Penelitian ini menaruh pada perhatian pada masalah suap yang terjadi dalam tubuh kepolisian, terlebih setelah terbongkarnya kasus Makelar Kasus (Markus) dalam tubuh kepolisian pasca pemberitaan yang dilakukan oleh Mantan salah satu pejabat tinggi di Polri, yaitu Kepala Badan Reserse dan Kriminal Susno Duadji. Pada pemberitaan tersebut, Mantan Kabareskrim Susno Duadji menyatakan bahwa dalam tubuh Polri terdapat Makelar Kasus. Dalam pengungkapan yang dilakukan, mantan Kabareskrim tersebut, juga menunjuk tiga jendral kepolisian yang terlibat didalam Markus. Selain itu juga membuka kebenaran bahwa salah satu staff dari Dirjen Pajak Gayus Tambunan sebagai penerima aliran dana suap Rp. 24,6 Milyar. Ramainya pemberitaan tersebut di televisi, dapat mempengaruhi pandangan masyarakat pengguna hukum terhadap citra kepolisian saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis resepsi yang termasuk dalam penelitian kualitatif. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara mendalam yang dilakukan terhadap pengguna hukum di Surabaya. Hal ini dikarenakan selain Surabaya, adalah salah satu kota dengan penduduk terbesar kedua, di Surabaya terdapat Markas Kepolisian terbesar setelah Jakarta yaitu POLDA Jatim. yang memiliki pengalaman dalam berurusan hukum dan melakukan suap dan juga memiliki usia 21 tahun sampai 45 tahun. Wawancara tersebut dilakukan untuk semua golongan, tidak memandang jenis kelamin dan golongan tertentu. Dalam penelitian ini menggunakan cultural studies dalam membentuk pemikiran individunya. Cultural studies terkait dengan semua praktek, institusi dan system klasifikasi yang tertanam dalam nilai-nilai, kepercayaan, kompetensi, rutinitas kehidupan dan bentuk-bentuk kebiasaan perilaku masyarakat. Sehingga menciptakan suatu pemikiran-pemikiran sendiri dalam satu individu, dalam mengartikan sebuah informasi yang didapatnya melalui media. Dari data yang dianalisis, menyimpulkan bahwa citra kepolisian saat ini tidak pernah berubah dari dulu, yaitu tetap buruk di mata masyarakatnya. Terlebih dengan adanya kasus Markus yang terbongkar, hal membuktikan bahwa kepolisian belum mampu dalam meningkatkan citranya meskipun telah melakukan berbagai perbaikan di segala bidang yang ada didalamnya.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 01 Mar 2011 22:12
      Last Modified: 01 Mar 2011 22:12
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/502

      Actions (login required)

      View Item