PEMAKNAAN LIRIK LAGU”JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA”(Studi Semiologi Pemaknaan Lirik Lagu”Jangan Bilang Siapa-siapa” yang dipopulerkan oleh aura Kasih feat.Aliya Sachi

GEDE , HUGHIE PUTRA ATMAJA (2010) PEMAKNAAN LIRIK LAGU”JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA”(Studi Semiologi Pemaknaan Lirik Lagu”Jangan Bilang Siapa-siapa” yang dipopulerkan oleh aura Kasih feat.Aliya Sachi. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (102Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (180Kb)

      Abstract

      Musik merupakan hasil budaya manusia yang menarik diantara banyak budaya yang lain, dikatakan menarik karena musik memegang peranan yang sangat banyak di berbagai bidang. Seperti ini jika di lihat dari sisi psikologinya, musik kerap menjadi sarana kebutuhan manusia dalam hasrat akan seni dan berkreasi. Melalui lagu sebagaimana bahasa, dapat menjadi media komunikasi. Sebab lewat lirik lagu berusaha menyampaikan apa yang ingin diungkapkan. Pesan yang disampaikan oleh seorang pencipta lagu tentunya tidak berasal dari luar diri pencipta lagu tersebut. Bersumber pada pola pikirannya serta kerangka acuan (frame of reference) dan pengalaman (field of experience) sebagai hasil interaksinya dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Dalam lirik lagu”Jangan Bilang Siapa-Siapa”yang dibawakan oleh Aura Kasih feat. Aliya Sachi, dalam lagu tersebut menggambarkan tentang perselingkuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna perselingkuhan dalam lirik lagu”Jangan Bilang Siapa-Siapa-“yang dibawakan oleh Aura Kasih feat.Aliya Sachi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian bersifat kualitatif-interpretasi semiotik dari Roland Barthes, Yaitu metode signifikasi dua tahap (two order of signification). Yang dianalisis menggunakan lima macam kode pembacaan menurut Barthes, Yaitu kode hermeneutik, kode semik, kode simbolik, kode proaretik, kode kultural untuk pemaknaan sebuat tanda sehingga dapat mengetahui tanda denotatif dan tanda konotatifnya. Melalui pandangan Roland Barthes tersebut kemudian dijelaskan lewat penafsiran menggunakan teori perspektif perselingkuhan yang pada akhirnya akan di tarik suatu makna yang sebenarnya tentang perselingkuhan. Dalam tahap kedua dari tanda konotatif akan muncul mitos yang menandai masyarakat yang berkaitan dengan budaya sekitarnya. Gambaran umum obyek penelitian dijabarkan tentang latar belakang pencipta lagu dalam menciptakan sebuah lagu tersebut. Dalam menjabarkan lirik lagu ini terdapat makna atau tanda perselingkuhan, dimana sang pencipta ini adalah pelaku yang melakukan hubungan tanpa status Kesimpulan dari lirik lagu”Jangan Bilang Siapa-Siapa”yang dibawakan oleh Aura Kasih feat.Aliya Sachi sebagaimana kita saling dapat menjaga hubungan yang harmonis itu adalah pasangan yang jujur dengan keadaanya karena telah memiliki pasangan hidup semati dan telah memiliki keluarga yang harmonis.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 01 Mar 2011 22:34
      Last Modified: 01 Mar 2011 22:35
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/505

      Actions (login required)

      View Item