POLA KOMUNIKASI IBU TUNGGAL DENGAN ANAK REMAJA (Studi Deskriptif Kualitatif Pola KomunikasiIbu Tunggal Dengan Anak Remaja di Surabaya)

DIAN , RACHMAWATI (2012) POLA KOMUNIKASI IBU TUNGGAL DENGAN ANAK REMAJA (Studi Deskriptif Kualitatif Pola KomunikasiIbu Tunggal Dengan Anak Remaja di Surabaya). Undergraduate thesis, UPN "veteran" Jawa Timur.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (299Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (637Kb)

      Abstract

      Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurang harmonisnya hubungan antara remaja dengan ibu tunggal akibat perceraian. Karena dasar itulah penulis meneliti mengenai pola komunikasi ibu tunggal dengan anak remajanya. Hal ini juga ditujukan untuk memahami kesalahan pola komunikasi seperti apa yang terjadi. Agar pola komunikasi buruk antara ibu tunggal dan anak remajanya dapat dihindari. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan pola komunikasi ibu tunggal dengan anak remaja di Surabaya. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal, pola komunikasi, ibu tunggal, remaja. Komunikasi interpersonal dibandingkan dengan komunikasi lainnya dinilai paling ampuh dalam kegiatan mengubah sikap, kepercayaan, opini dan perilaku komunikan. Alasannya karena komunikasi ini berlangsung tatap muka, oleh karena dengan komunikasi itu terjadilah kontak pribadi (personal contact) yaitu pribadi anda menyentuh pribadi komunikan. Dan dengan menggunakan pola komunikasi didalam hubungan antara ibu tunggal dengan anak menurut Yusuf ada tiga Authoritarian(otoriter), Permissive (bebas), Authoritative (demokrasi). Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview) pada ibu tunggal yang sudah bercerai kurang dari sepuluh tahun dengan pasangannya yang mempunyai anak remaja yang berusia 11-24 tahun yang peneliti fokuskan ibu yang sudah bercerai dengan ayahnya. Hasil penelitian ini yaitu dua ibu tunggal dengan anak remaja menganut pola Authoritarian(otoriter), sedangkan satu keluarga lainnya menganut pola komunikasi Permissive(bebas) dan satu keluarga sisanya menganut pola komunikasi Authoritative (demokratis). Sehingga secara garis besar kebanyakan ibu tunggal dengan anak remajanya menganut pola komunikasi Authoritarian (otoriter). Dengan menerpakan pola komunikasi otoriter ini membuat anak merasa tidak nyaman, dan tidak bahagia karena hubungan yang tidak baik akibat terlalu dikekang,kasar kaku dan keras sehingga berdampak buruk buat anak dalam penelitian ini ada yang memiliki rasa menyimpang suka terhadap sesama jenis dan ada juga yang berdampak sering membohongi ibu nya agar bisa dapat ijin keluar. sehingga menyebabkan hubungan interpersonal tidak baik dan mengakibatkan kualitas komunikasi interpersonal tidak baik juga dan tidak didukung peranan seorang ibu yang seharusnya dia lakukan pada anaknya.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87 Communication. Mass Media > P94.7 Interpersonal communication
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 31 Mar 2014 10:50
      Last Modified: 31 Mar 2014 10:51
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/5056

      Actions (login required)

      View Item