(Sudi Semiotika tentang pemaknaan karikatur editorial clekit edisi 3 November 2009).

DHONA , APRIN PRAYOGA, (2010) (Sudi Semiotika tentang pemaknaan karikatur editorial clekit edisi 3 November 2009). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (83Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (466Kb)

      Abstract

      Penelitian ini berdasarkan pada munculnya kasus Cicak VS. Buaya. Melihat kasus ini yang lama dan berbelit - belit, membuat banyak kalangan tersedot perhatiannya, salah satunya Jawa Pos. Sebagai media cetak, Jawa Pos memiliki fungsi sebagai kontrol sosial, salah satunya kasus Cicak VS. Buaya ini. Kontrol sosial yang dilakukan Jawa Pos salah satunya melalui Karikatur Editorial Clekit. Pada karikatur Editorial Clekit edisi 3 November 2009 tampak penggambaran dua tokoh yang berbanding terbalik. Kedua tokoh tersebut adalah cicak sebagai para pendukung KPK digambarkan dengan ukuran yang sangat besar sekali. Tokoh kedua adalah buaya berukuran kecil sebagai lembaga kepolisian atau POLRI digambarkan dengan ukuran yang sangat kecil. Penggambaran yang tampak pada POLRI memunculkan suatu pertanyaan, mengapa POLRI digambarkan dengan ukuran yang sangat kecil ? . Padahal POLRI rnerupakan lembaga tinggi negara yang berperan dalam menentukan, menegakkan hukum, dan mengatur stabilitas keamanan di Indonesia. Dengan demikian pemerintah seharusnya memiliki kekuatan yang cukup besar dalam menjaga keamanan di dalam negeri. Sumber atau teori yang terdapat ada penelitian ini antara lain : teori segitiga makna Charles Sanders Pierce, Kritik sosial, tanda non verbal, kartun editorial, karikatur sebagai proses komunikasi. Sumber atau teori tersebut digunakan sebagai dasar atau acuan dalam pembahasan penelitian. Penelitian ini mengarahkan perhatian pada makna yang tersirat di dalam pesan yang disampaikan dalam Karikatur Editorial Clekit edisi 3 November 2009. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis makna – semiotika terhadap karikatur tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori segitiga makna milik Charles Sanders Pierce yang membahas tentang fenomena makna yang muncul dari sebuah tanda ketika tanda tersebut digunakan individu pada waktu berkomunikasi. Pada teori milik C.S. Pierce muncul tiga kategori yang menjadi objek penelitian, tiga kategori tersebut adalah ikon, indeks, dan simbol. Di dalam karikatur tersebut digambarkan dua tokoh sebagai simbol dalam percaturan sosial politik dan ekonomi di lndonesia. Kedua tokoh tersebut adalah pendukung KPK dilambangkan sebagai cicak besar dan POLRI dilambangkan sebagai buaya berukuran kecil. Penggambaran yang demikian itu memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan yang mencolok di antara kedua lembaga tersebut. Dari hasil intrepretasi, maka karikatur Editorial Clekit edisi 3 November 2009 membentuk makna semiotika symbolic indexical legisign yaitu adanya hubungan sebab akibat antara dua tokoh dalam karikatur, hubungan ini membentuk suatu sifat kurang baik yang berupa rendahnya dan lemahnya kredibilitas kepolisian Indonesia saat ini.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 01 Mar 2011 23:03
      Last Modified: 01 Mar 2011 23:04
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/509

      Actions (login required)

      View Item