IMPLEMENTASI PERMA NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR MEDIASI DI PENGADILAN AGAMA SIDOARJO

Mochammad, Firdaus Sholihin (2012) IMPLEMENTASI PERMA NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR MEDIASI DI PENGADILAN AGAMA SIDOARJO. Undergraduate thesis, Faculty of Law.

[img]
Preview
PDF (COVER - BAB 1)
Download (1745Kb) | Preview
    [img] PDF (BAB 2- DAFTAR PUSTAKA)
    Restricted to Repository staff only

    Download (1634Kb)

      Abstract

      Nama Mahasiswa : NPM : 0871010055 Tempat/Tanggal Lahir : Sumenep, 21 Januari 1990 Program Studi : Strata 1 (S1) Judul Skripsi : IMPLEMENTASI PERMA NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR MEDIASI DI PENGADILAN AGAMA SIDOARJO ABSTRAKSI Maraknya kasus perceraian telah memberikan kewajiban kepada Pengadilan Agama Sidoarjo dalam menekan angka perceraian melalui mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh implementasi mediasi oleh Pengadilan Agama Sidoarjo dalam mengurangi angka perceraian melalui pihak ketiga yang sifatnya netral dan tidak mempunyai kewenangan untuk memutus. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Empiris yaitu pendekatan masalah dengan melihat sesuatu kenyataan hukum di dalam masyarakat. Sumber data yang diperoleh dari penelitian berbentuk observasi dan wawancara, selain itu digunakan juga literatur- literatur serta perundang-undangan yang berlaku sebagai pendukung dalam penelitian. Analisis data yang digunakan melalui metode deskriptif analisis. Di lihat dari pelaksanaan mediasi di peradilan yang kurang optimal dikarenakan beberapa faktor, yakni kurangnya respon dari para pihak untuk melakukan mediasi, minimnya respon advokat, kurang professionalnya mediator, dan paradigma masyarakat untuk selalu menang. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, dengan perkembangan perkara yang rata-rata 300 perkara per-tahun diharapkan Mediator Hakim atau Mediator Non Hakim di Pengadilan Agama Sidoarjo mampu menahan angka perceraian melalui aturan PERMA No. 1 Tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan di masa mendatang. Meskipun pelaksanaan mediasi di peradilan kurang optimal dikarenakan beberapa faktor, yakni kurang respon dari para pihak, minimnya respon advokat, kurang professionalnya mediator, dan paradigma masyarakat untuk selalu menang. Padahal untuk pelaksanaan perdamaian dibutuhkan suatu dukungan dari para pihak atau advokat yang berwenang dan kemahiran pada setiap mediator dalam menjalankan tugasnya untuk mendamaiakan para pihak yang bersengketa. Kata Kunci : Mediasi

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K623 Civil law
      K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K623 Civil law
      K Law > K623 Civil law
      Divisions: Faculty of Law > Science of Law
      Depositing User: Kontho Hadi
      Date Deposited: 05 Apr 2014 23:21
      Last Modified: 05 Apr 2014 23:21
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/5266

      Actions (login required)

      View Item