SEKTOR UNGGULAN KOTA BATU DAN KOTA PASURUAN YANG BERPOTENSI MENDORONG LAJU PERTUMBUHAN PDRB JAWA TIMUR

agnes, widiarty (2014) SEKTOR UNGGULAN KOTA BATU DAN KOTA PASURUAN YANG BERPOTENSI MENDORONG LAJU PERTUMBUHAN PDRB JAWA TIMUR. Undergraduate thesis, Faculty of Economics.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1)
Download (1257Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka)
    Restricted to Repository staff only

    Download (1231Kb)

      Abstract

      ABSTRAKSI Proses otonomi daerah telah membawa kabupaten/kota untuk menata kembali potensi daerah yang belum tertata secara efektif. Pemerintah Daerah perlu melakukan kajian pengembangan wilayahnya sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan kerja, dan peningkatan nilai tambah pengembangan kegiatan produktif lainnya, terutama untuk mendukung peningkatan potensi dan daya saing daerah. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui dari Sembilan sektor di Kota Batu dan Kota Pasuruan manakah yang berpotensi mendorong laju pertumbuhan PDRB di Jawa Timur.kesembilan sektor tersebut adalah, sektor pertanian, sektor pertambangan, sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas, dan air bersih, sektor bangunan, sektor angkutan/komunikasi, sektor bank/keuangan/perum, dan sektor jasa. Dalam menganalisis data digunakan metode kualitatif atau menganalisis berdasarkan teori yang dibahas. Selain itu juga dengan metode kuantitatif dengan analisis Location Quetient (LQ) dan analisis Shift-Share yang trdiri dari Potential Regional, Proportional Shift, dan Differential Shift. Dengan melihat hasil perhitungan LQ dan Shift-Share yang didapat maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa selama tahun 2007-2010 menurut perhitungan LQ Kota Batu tidak mengalami perubahan dalam sektor basis dan non- basisnya. Begitu juga pada Kota Pasuruan yang selama tahun 2007-2010 tidak mengalami perubahan dalam perhitungan LQnya. Menurut perhitungan Shift-Share untuk Potential Regional , Kota Batu dan Kota Pasuruan pada tahun 2007-2010 terdapat beberapa sektor yang mempunyai nilai PR lebih kecil dari ∆Q dan itu terjadi dengan stabil tanpa banyak terjadi perubahan. Menurut perhitungan Shift-Share untuk Proportional Shift, Kota Batu dan Kota Pasuruan pada tahun 2007-2010 nilai terbesarnya sama-sama dimiliki oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Perbedaan terjadi pada tahun 2008-2009 pada Kota Pasuruan, sektor yang memiliki nilai PS tertinggi adalah sektor angkutan/komnikasi. Menurut perhitungan Shift-Share untuk Differential Shift, sektor Kota Batu yang memiliki nilai terbesar adalah sektor pertanian dan itu terjadi secara berturt-turut. Sedangkan untuk Kota Pasuruan sektor yang memiliki nilai terbesar pada tahun 2007-2008 adalah sektor bangunan, pada tahun 2008-2009 adalah sektor bank/keuangan/perum, dan pada tahun 2009-2010 adalah sektor jasa. Kata Kunci: Sektor unggulan Kota Batu, Sektor unggulan Kota Pasuruan, PDRB Kota Batu, PDRB Kota Pasuruan, PDRB Jawa Timur

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD72 Economic growth, development, planning
      Divisions: Faculty of Economics > Science of Economics
      Depositing User: Kontho Hadi
      Date Deposited: 05 Apr 2014 23:12
      Last Modified: 05 Apr 2014 23:12
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/5335

      Actions (login required)

      View Item