PENGAMBILAN MINYAK DARI BIJI PAPAYA MENGGUNAKAN PROSES LEACHING

Ratih, Irmawati (2012) PENGAMBILAN MINYAK DARI BIJI PAPAYA MENGGUNAKAN PROSES LEACHING. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab 1) - Published Version
Download (672Kb) | Preview
    [img] PDF (Daftar Pustaka - Bab 2) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (955Kb)

      Abstract

      Papaya (Carica papaya) merupakan salah satu tanaman buah yang sangat penting dalam pemenuhan kalsium dan sumber vitamin A dan C. Diantara susunan buah papaya yang diduga memiliki potensi yang cukup besar dan belum banyak dikembangkan adalah pada bijinya. Biasanya masyarakat memanfaatkan papaya dengan mengonsumsi daging buah dan daunnya. Biji tak ada guna, dibuang atau untuk bibit. Padahal biji dari buah papaya memiliki kandungan minyak dan protein yang cukup tinggi . Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengambil minyak dari biji papaya adalah ekstraksi. Metode ini sangat mudah karena dapat dilakukan pada tekanan atmosfir dan suhu didih pelarutnya. Salah satu pelarut yang digunakan adalah alcohol karena lebih murah , pemisahannya dari minyak cukup mudah , tidak bersifat racun , bersifat inert (tidak reaktif) sehingga tidak bereaksi dengan komponen minyak biji papaya dan yang paling penting adalah kelarutan minyak dalam alcohol yang cukup tinggi. Prosedur penelitian adalah dibersihkan dahulu kemudian dikeringkan di paparan sinar matahari selama 1 hari. Setelah itu ditumbuk halus(50mesh) , lalu dimasukkna dalam beaker glass serta ditambahkan alcohol sebagai pelarut dan terjadi proses leaching. Dengan waktu leaching 60,120,150,180,210 menit dan variasi bahan baku 10,12,15,18 dan 20 gram. Kemudian setelah proses leaching, di filtrasi kemudian didistilasi, alcohol tinggal sedikit diuapkan. Ekstrak minyak biji papaya yang telah diuapkan dianalisa berapa kadar minyak biji papaya menggunakan alat gravimetric dimurnikan dahulu menggunakan alat evaporator vakum agar minyak benar-benar murni tanpa alcohol. Dari hasil penelitian ini didapat perbandingan 18:300 atau 1:44,44 adalah perbandingan berat bahan dan pelarut yang terbaik dengan waktu 150 menit leaching, dengan kadar yang di dapat 25,13% dan minyak biji papaya yang terambil 5,02 gram dari waktu leaching 150 menit 20 gram biji papaya kering serta randemen minyak 25,2% dari 32,6 % minyak di biji papaya kering .

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 06 May 2014 12:51
      Last Modified: 06 May 2014 12:51
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/5793

      Actions (login required)

      View Item