ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA SURABAYA

FX. ERWINDO , SETA KURNIAWAN (2008) ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA SURABAYA. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jawa Timur.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (367Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (992Kb)

      Abstract

      Dalam menunjang pelaksanaan program pembangunan nasional sebagai salah satu usaha untuk mencapai kemajuan di bidang ekonomi dan mensejahterahkan kehidupan rakyat, diperlukan sumber dana yang sangat tinggi. Adanya otonomi daerah menuntut Kota Surabaya sebagai salah satu pemerintah daerah di Indonesia untuk mengelolah dana yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah demi kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya. Selain itu pemerintah Kota Surabaya juga dituntut untuk menggali potensi sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah agar tujuan pembangunan tercapai. Pada tahun 2001-2005 terjadi peningkatan pada Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya. Faktor-faktor yang diperkirakan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya adalah Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk, pengeluaran pembangunan dan inflasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Jawa Timur dari tahun 1992 sampai 2006. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa secara simultan Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk, pengeluaran pembangunan dan inflasi berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Surabaya. Disimpulkan pula bahwa secara parsial ada pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pembangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Surabaya, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto dan inflasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Surabaya. Hal ini karena pemerintah Kota Surabaya kurang memanfaatkan sektor-sektor perekonomian di Kota Surabaya, sehingga meskipun produktivitas dari sektor-sektor perekonomian di Kota Surabaya mengalami peningkatan, hal tersebut tidak memberikan efek terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kota Surabaya. Adanya sifat dasar masyarakat Surabaya yang konsumtif mendorong masyarakat di Surabaya tetap suka mengkonsumsi barang atau jasa, tidak peduli harga sedang naik atau turun, sehingga adanya penurunan tingkat inflasi tidak memberikan efek yang terlalu besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kota Surabaya. Diketahui bahwa jumlah penduduk merupakan faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Surabaya.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
      Divisions: Faculty of Economics > Science of Economics
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 06 Nov 2014 11:42
      Last Modified: 06 Nov 2014 11:43
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6490

      Actions (login required)

      View Item