FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT INVESTASI PADA BANK UMUM (BUMN DAN SWASTA) DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU

ZUMILDA, ZUMILDA (2014) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT INVESTASI PADA BANK UMUM (BUMN DAN SWASTA) DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU. Undergraduate thesis, UPN "VETERAN" JAWA TIMUR.

[img]
Preview
PDF (Cover - Bab 1) - Published Version
Download (800Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 2 - Daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (1022Kb)

      Abstract

      Pembangunan di bidang ekonomi ditunjukkan untuk menjawab berbagai permasalahan dan tantangan dengan tujuan akhir adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Guna mendukung kelancaran pembangunan nasional dalam rangka mengejar target pertumbuhan ekonomi yang telah direncanakan, pemerintah membutuhkan dana pembangunan berupa investasi yang tidak sedikit. Peneliti ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari bank indonesia cabang surabaya, dan badan pusat statistik provinsi kepulauan Riau mulai tahun 2007-2012, data tersebut di analisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan regresi linier melalui uji-F dan uji-T dengan asumsi klasik BLUE. Dari hasil pengujian secara simultan bahwa F hitung = 31,170 > F tabel = 19,2 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa secara keseluruhan variabel bebas PMDN (X1), Kurs Valas (X2), dan Suku Bunga Kredit Bank Umum (X3) berpengaruh secara simultan terhadap Kredit Investasi (Y). Dari hasil pengujian secara simultan bahwa F hitung = 71,107 > F tabel = 19,2 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa secara keseluruhan variabel bebas yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri (X1), Kurs Valas (X2) dan Suku Bunga (X3) berpengaruh terhadap Kredit Bank Swasta (Y). Sedangkan secara parsial (r2) Kredit Investasi Bank Umum untuk variabel bebas X1 ( 0,974 ), X2 ( 0,866 ), X3 (0,837 ) dapat diketahui bahwa yang paling besar adalah PMDN (X1) sebesar 0,974 atau sebesar 97,4 %. Dan Kredit Investasi Bank Swasta X1( 0,986 ), X2(0,937 ), X3 ( 0,927 ) dapat diketahui bahwa yang paling besar adalah PMDN (X1) sebesar 0,986 atau sebesar 98,6 %. Berdasarkan ketiga variabel bebas X1, X2, X3, maka variabel yang paling dominan mempengaruhi variabel terikat Y adalah Variabel X1 yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri dengan koefisien determinasi parsial (r2 ) Bank Umum sebesar 0,974 atau sebesar 97,4 % dan untuk Bank Swasta sebesar 0,986 atau sebesar 98,6 %. Kata kunci: Penanaman Modal Dalam Negeri, Kurs Valuta Asing, Suku Bunga

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG 1501-3550 Banking
      Divisions: Faculty of Economics > Science of Economics
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 04 Feb 2015 10:53
      Last Modified: 04 Feb 2015 10:54
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6702

      Actions (login required)

      View Item