‘BENTENG-BENTENG’ PENINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI PULAU JAWA (Telaah Evaluatif: Letak/Posisi, Kegunaan dan Antipasi Masa Mendatang)

Udjianto , Pawitro (2014) ‘BENTENG-BENTENG’ PENINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI PULAU JAWA (Telaah Evaluatif: Letak/Posisi, Kegunaan dan Antipasi Masa Mendatang). In: "Insting Teritorial & Ruang Pertahanan", Surabaya.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (11Mb) | Preview

    Abstract

    Arsitektur Pertahanan atau ‘Defense Architecture’ adalah profil atau sosok arsitektur yang berhubungan dengan sistem pertahanan suatu wilayah atau negara. Bentuk dari arsitektur pertahanan suatu wilayah sangat bergantung pada latar-belakang sejarah, kondisi sosial-budaya masyarakat, kemajuan ipteks dan prinsip-prinsip pertahanan negara yang bersangkutan. Selain itu bentuk dan tata masyarakat yang berkembang juga akan berpengaruh pada tampilan arsitektur pertahanan yang ada. Indonesia sebagai negara yang besar di wilayah Asia Tenggara mempunyai wilayah dan territorial yang sangat luas. Dalam sejarah perjalanan bangsa, negara Indonesia dalam kurun waktu yang lama (350 tahun) pernah dijajah oleh kolonial Belanda. Salah satu bukti peninggalan kolonial Belanda di Indonesia adalah benteng-benteng pertahanan yang digunakan untuk kepentingan pertahanankeamanan. Benteng-benteng (dalam bahasa Inggris = Forts) peninggalan kolonial Belanda banyak didirikan di wilayah Indonesia, mempunyai nilai sejarah yang tinggi untuk dipelajari. Dalam tulisan ini dibahas tentang benteng-benteng peninggalan kolonial Belanda yang terdapat di pulau Jawa. Fokus bahasan dimaksud lebih menekankan pada telaah evaluatif pada aspek letak/lokasi, kegunaan/fungsi dan antipasti masa mendatang. Dengan adanya telaah evaluatif tentang benteng - benteng peninggalan kolonial Belanda di pulau Jawa tersebut diharapkan kita dapat menggali manfaat sejarah serta antipasi strategi pertahanan wilayah Indonesia untuk masa mendatang. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode analisis deskriptif secara historis maupun topikal. Didukung oleh kegiatan studi literatur, pencarian web-site dan studi banding di bangunan benteng-benteng peninggalan Belanda yang ada di pulau Jawa. Mulai dari kota: Banten Lama, Jakarta (Batavia), Bandung, Nusa Kambangan (Cilacap), Gombong, Jogjakarta, Solo, Semarang hingga Surabaya. Benteng-benteng pertahanan Belanda dimaksud didirikan di pulau Jawa dengan tujuan yang berbeda-beda.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Prosiding Seminar Nasional : Arsitektur Pertahanan "Insting Teritorial & Ruang Pertahanan"
    Depositing User: Users 8 not found.
    Date Deposited: 11 May 2015 12:43
    Last Modified: 11 May 2015 12:43
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6835

    Actions (login required)

    View Item