PERAN PERKEMBANGAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI TERHADAP BENTUK KERUANGAN PERTAHANAN MILITER ANGKATAN LAUT DI KAWASAN UJUNG SURABAYA

Aldrin , Yusuf Firmansyah (2014) PERAN PERKEMBANGAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI TERHADAP BENTUK KERUANGAN PERTAHANAN MILITER ANGKATAN LAUT DI KAWASAN UJUNG SURABAYA. In: "Insting Teritorial & Ruang Pertahanan", Surabaya.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (11Mb) | Preview

    Abstract

    Kota pada hakikatnya adalah leburan bangunan dan manusia dengan segala motif pembentukannya, baik motif ekonomi, reliji, pemerintahan maupun pertahanan yang terwujud melalui media ruang. Motif pertahanan cenderung identik dengan kekuatan militer. Oleh karenanya, penelusuran tentang pembentukan ruang kota terkait dengan pertahanan merupakan hal cukup menantang untuk ditelaah, karena bahasan tentang pertahanan masih bersifat misteri terkait muatan politisnya yang strategis untuk kontrol sosial maupun kekuasaan. Posisi politis bukanlah elemen yang berdiri sendiri, tetapi berada pada persilangan antara ekonomi maupun sosial. Posisi politis dalam keruangan akan selalu muncul selama ada peradaban manusia yang dapat ditelusuri dalam sejarah pembentukan kotanya. Salah satu hal yang cukup berperan dalam pembentukan ruang kota oleh motif pertahanan adalah infrastruktur transportasi, baik melalui jalur darat/jalan raya, perairan maupun udara. Pasang surut perkembangan infrastruktur transportasi akan berpengaruh pula pada respon keruangan pertahanan untuk tetap dapat mempertahankan stabilitas kekuasaannya. Oleh karenanya, dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana peran perkembangan infrastruktur transportasi terhadap bentuk keruangan kawasan militer. Sebagai kawasan studi adalah kawasan Ujung kota Surabaya sebagai pangkalan Angkatan Laut berikut Kalimas. Kawasan ini mempunyai sejarah panjang mulai era kerajaan nusantara, kolonial hingga era modern, sehingga diharapkan dapat menggali pola keruangannya secara lengkap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang tercakup dalam dua tahapan. Tahapan pertama adalah mengkaji perkembangan infrastruktur transportasi di kawasan Ujung dengan ditunjang peta maupun foto udara, dan tahapan kedua adalah mengkaji pemodelan morfologi keruangan kawasan. Kedua tahapan tersebut menggunakan teknik analisis antara kesesuaian antara pembacaan kurun waktu (synchronic reading) dan kesesuaian bentuk kawasannya (diachronic reading). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan infrastruktur transportasi di pangkalan militer Ujung semakin hilang perannya, dan perkembangan bentuk keruangan di sekitar kawasan yang semakin padat termasuk oleh bangkitan kegiatan pembangunan jembatan Suramadu, menyiratkan kekurangpahaman maksud penyusunan awal keruangan pangkalan militer sebagai kawasan strategis-eksklusif yang dapat membahayakan keamanan sekitar.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Conference/Seminar > Prosiding Seminar Nasional : Arsitektur Pertahanan " Insting Teritorial dan Ruang dan Pertahanan
    Depositing User: Users 8 not found.
    Date Deposited: 11 May 2015 13:43
    Last Modified: 15 Apr 2016 10:30
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6842

    Actions (login required)

    View Item