PEMBENTUKAN RUANG EKSKLUSIF - PINGGIR KOTA PADA MASYARAKAT HETEROGEN (Studi Kasus: Permukiman Pinggiran Kota Malang)

Ibnu , , Sasongko and Mira , Setiawati Abdullah (2014) PEMBENTUKAN RUANG EKSKLUSIF - PINGGIR KOTA PADA MASYARAKAT HETEROGEN (Studi Kasus: Permukiman Pinggiran Kota Malang). In: "Insting Teritorial & Ruang Pertahanan", Surabaya.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (11Mb) | Preview

    Abstract

    Permukiman pada dasarnya menggambarkan karakter masyarakat penghuninya, termasuk bagaimana masyarakat bermatapencaharian maupun mempertahankan diri. Pada masyarakat perkotaan yang semakin individualistis, maka upaya untuk mempertahankan diri maupun lingkungannya dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari membangun pagar, memberi pengamanan CCTV, pos kamling, maupun menggunakan cara lebih “modern” yakni sistem satu pintu dengan satpam keliling permukiman secara periodik. Fenomena yang muncul adalah semakin banyaknya perumahan yang mengunakan satu pintu dan juga pada waktu malam ujung jalan diberi portal sehingga akses masuk menjadi terbatas, dan semua ditujukan untuk satu hal, yakni permukiman yang aman dan nyaman. Pada satu sisi keamanan dan kenyamanan lebih terjamin, tetapi pada sisi lain hal ini justru menjadikan masyarakat kota semakin terkotak-kotak dan semakin terbatas interaksinya. Permukiman di wilayah pinggiran Kota Malang, dibangun oleh masyarakat maupun pengembang juga menunjukkan adanya pembatasan ruang dengan membentuk “ruang eksklusif”, dimana setiap perumahan diberi pagar keliling, dan setiap pintu masuk dilengkapi dengan portal. Pada wilayah pinggiran Kota Malang, ini dihuni oleh masyarakat yang heterogen sehingga keberadaan portal dirasa memberikan kemananan dan kenyamanan, tetapi pada sisi lain masyarakat yang lebih guyup justru merasakan ketidaknyamanan disebabkan antar kelompok (RT) semakin terasa dan cenderung mengelompok pada lingkungan yang lebih kecil. Dengan demikian diperlukan sistem pengamanan yang lebih memasyarakat sesuai dengan keguyuban mereka. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode wawancara mendalam dan partisipatif untuk memperoleh gambaran kebutuhan akan keamanan dan kenyamanan dalam bermukim, juga menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendiskripsikan pengalaman nyata sebagai salah satu penghuni. Hasil akhir kajian ini adalah untuk memberikan sumbangan konsep pembentukan ruang eksklusif pada masyarakat yang heterogen dan secara operasional upaya artifisial maupun partisipatif dalam membentuk ruang yang aman dan nyaman.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Prosiding Seminar Nasional : Arsitektur Pertahanan "Insting Teritorial & Ruang Pertahanan"
    Depositing User: Users 8 not found.
    Date Deposited: 11 May 2015 14:15
    Last Modified: 11 May 2015 14:16
    URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6847

    Actions (login required)

    View Item